Tuesday, November 25, 2014

Snmptn 2015

0 comments
Informasi yang akan kami sajikan ini (0leh team snmptn.or.id) merupakan informasi pendahuluan / awal dalam rangka mengenalkan bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) kepada masyarakat.


Penyelenggaraan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berlandaskan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, PP Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 mengenai Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggara an Pendidikan, serta Peraturan Menteri. Snmptn Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi diselenggarakan oleh Pemerintah, sistem penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui seleksi secara nasional dan bentuk lain. Sistem seleksi nasional dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi negeri yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Seleksi Snmptn 2015 nantinya akan dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana yang akan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu.


Apa itu Snmptn?


SNMPTN adalah pola seleksi secara bersama yang diikuti 62 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam suatu sistem yang terpadu serta diselenggarakan secara serentak melalui penjaringan prestasi akademik siswa.

Para peserta tidak dipungut biaya pendaftaran karena pembiayaan pelaksanaan SNMPTN ditanggung oleh Pemerintah. Disamping itu, peserta dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi yang diterima di PTN akan mendapatkan beasiswa selama masa studi normal melalui program Bidikmisi.



Alamat Call Center SNMPTN


No. PTN No. Tel. Email
1.UNIVERSITAS SYIAH KUALA0811689875cut_afitri@yahoo.co.id
2.UNIVERSITAS MALIKUSSALEH082362444788, 087813271200muhammadab91@gmail.com
3.UNIVERSITAS SUMATERA UTARA061-8211266, 061-8218387bisru.humas@yahoo.com
4.UNIVERSITAS NEGERI MEDAN061-6613276 ext.112tappilrambe98@gmail.com
5.UNIVERSITAS RIAU0761-63266, 08126823531humasunivesitasriau@yahoo.com
6.UNIVERSITAS ANDALAS081363024210humas.unand@gmail.com
7.UNIVERSITAS NEGERI PADANG08126628578, 08126604490amril.amir23@yahoo.co.id
8.UNIVERSITAS JAMBI0741-582625jul.andayani@yahoo.com
9.UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI0771-7001550humas_snmptn_umrah@yahoo.com
10.UNIVERSITAS BENGKULU0736-21170 ext. 132 & 199suharyanto_wp@yahoo.com
11.UNIVERSITAS SRIWIJAYA0711-8610405, 081278344111zuldahlan@unsri.ac.id
12.UNIVERSITAS LAMPUNG082183186483humas.snmptnunila@gmail.com; humassnmptn@unila.ac.id
13.UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG0717-422145, 0717-421303kuncoro@ubb.ac.id
14.UNIVERSITAS INDONESIA021-29972200penerimaan@ui.ac.id; humas-ui@ui.ac.id
15.UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA021-47882394, 021-4898486widya_parimita@yahoo.com
16.INSTITUT PERTANIAN BOGOR0251-8425635admin@ipb.ac.id
17.UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA08179998443atiar23@ymail.com
18.INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG022-2511205, 022-2503147 ext.12111,12113 , 022-2508519humas@pusat.itb.ac.id
19.UNIVERSITAS PADJADJARAN022-2533737, 022-84288866humas@unpad.ac.id
20.UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA022-72250000, 022-72260000, 022-72270000humas@upi.edu; pmb@upi.edu
21.UNIVERSITAS DIPONEGORO0274-460041, 0274-465403, 0274-465404 (fax)mahawiraputra@gmail.com
22.UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG024-8508093rumahbaca@yahoo.com
23.UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN0281-7633991, 0281-7633992info@unsoed.ac.id
24.UNIVERSITAS SEBELAS MARET0271-634880tunjung_ws@yahoo.co.id
25.UNIVERSITAS GADJAH MADA0274-6491808, 0274-551222umugm@ugm.ac.id
26.UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA0274-520325humas@uny.ac.id; efendianwar@ymail.com
27.UNIVERSITAS AIRLANGGA031-5048654, 031-5038352hadi_unair@yahoo.com
28.INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOVEMBER031-5994251-53 ext 1012baak@its.ac.id
29.UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA087854806254suyatno_master@yahoo.com
30.UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA031-3011146, 081234565461khorosid@yahoo.com
31.UNIVERSITAS BRAWIJAYA0341-575754ppid@ub.ac.id
32.UNIVERSITAS NEGERI MALANG0341-565979 ext. 152kariyoto@um.ac.id
33.UNIVERSITAS JEMBER0331-330224 ext.317 & 338humas@unej.ac.id
34.UNIVERSITAS UDAYANA0361-704845humas@unud.ac.id
35.UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA0362-22570agus_supradnyan@yahoo.co.id
36.UNIVERSITAS MATARAM0370-633007edeng137@yahoo.com
37.UNIVERSITAS NUSA CENDANAbaakpsi.undana@yahoo.com
38.UNIVERSITAS TANJUNGPURA0561-740189 , 085752443272, 082157980946idafitria60@gmail.com
39.UNIVERSITAS PALANGKARAYA0536-3220447bettysurya@yahoo.co.id
40.UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT0511-3305195frobby@unlam.ac.id
41.UNIVERSITAS MULAWARMAN0541-749343ihwan@unmul.ac.id
42.UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN085248708866, 085247135085, 08125557613nurul_hidayat24@yahoo.co.id; nurul_hidayat@borneo.ac.id
43.UNIVERSITAS SAM RATULANGI081340074360kaligis.david@yahoo.co.id
44.UNIVERSITAS NEGERI MANADO0431-321779dennymaukar@mail.unima.ac.id
45.UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO0435-8740885oelvan_03@yahoo.co.id, firdaus@ung.ac.id
46.UNIVERSITAS TADULAKOeltakbirav@yahoo.com; nawir@untad.ac.id
47.UNIVERSITAS HALUOLEOalimmarhadi@yahoo.co.id
48.UNIVERSITAS HASANUDDIN0411-586006miqsul@yahoo.com
49.UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR0411-868879jalal.mulbar@yahoo.com
50.UNIVERSITAS KHAIRUN0921-3110904,Fax. 0921-3110901, 0921-3110906kadridaud@yahoo.com.sg; kdunkhair@gmail.com
51.UNIVERSITAS PATTIMURA0911-322627, 081343008409jpagaya@yahoo.com
52.UNIVERSITAS CENDERAWASIH081380548570rumintasilalahi@yahoo.com
53.UNIVERSITAS NEGERI PAPUA08124858232skaramang3@gmail.com
54.UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE085244056413, 085244676900, 081248972107edoms.unmus@yahoo.co.id; phiuluk@gmail.com; ka_bakk@unmus.ac.id
55.UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU0761-562223donnyhendrasukmana@gmail.com
56.UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA021-7401925 ext.1829ifenkarifians@yahoo.co.id
57.UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG081214077259erihadiana@gmail.com
58.UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA0274-512474, 0274-589621, 0274-558254humas@uin-suka.ac.id; rtm_maharani@yahoo.com
59.IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA031-8410298humas@sunan-ampel.ac.id; iainsurabaya@kemenag.go.id
60.UIN MALIK IBRAHIM MALANG0341-570887snmptn13_uinmaliki@yahoo.com
61.UIN SULTAN ALAUDDIN MAKASSAR0411-82214000antohumasuin99@yahoo.co.id
62.UIN WALISONGO(024) 7604554humas@walisongo.ac.id / humaswalisongo@yahoo.co.id



Tujuan SNMPTN adalah:


  1. memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.
  2. mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK, termasuk Sekolah Indonesia di luar negeri.


Ketentuan Umum


  1. SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya.
  2. Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswanya.
  3. Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  4. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  5. Siswa yang Pelamar Snmptn wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.


Ketentuan Khusus


Persyaratan Sekolah


Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:

  1. SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah Indonesia di luar negeri yang mempunyai NPSN.
  2. Telah mengisi PDSS

Persyaratan Siswa yang Pelamar Snmptn


Pendaftaran

Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2015 yang:

  1. mengikuti UN pada tahun 2014 atau 2015,
  2. memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS,
  3. memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (sampai semester 7 bagi SMK/MAK Empat Tahun) yang telah diisikan pada PDSS.


Penerimaan

Lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2015, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.


Tata Cara Mengikuti SNMPTN


Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui dua tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, dan (2) pendaftaran.


Pengisian dan Verifikasi PDSS


  1. Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  2. Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  3. Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
  4. Siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.


Pendaftaran


  1. Siswa yang Pelamar Snmptn, menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  2. Siswa yang Pelamar Snmptn mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa yang Pelamar Snmptn harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  3. Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
  4. Siswa yang Pelamar Snmptn mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
    Sekolah dan/atau Siswa yang Pelamar Snmptn yang mengalami kesulitan akses Internet, proses pengisian PDSS maupun pendaftaran dapat dilakukan di Plasa Telkom dan/atau Kantor Pos online di seluruh Indonesia.


Jadwal SNMPTN


Jadwal pelaksanaan SNMPTN 2015 yang terdiri dari Pengisian PDSS, Proses Seleksi, Pengumuman Hasil Seleksi, serta Pendaftaran Ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi akan ditentukan oleh Panitia Snmptn yang akan dibentuk Pemerintah dimana segenap informasinya akan dipublikasikan di Laman Resmi Snmptn yaitu snmptn.ac.id.
Menurut kami jadwal kegiatan Snmptn akan berkisar sejak Januari 2015 s.d. Akhir Juni 2015.


Program Studi dan Jumlah Pilihan


  1. Setiap Siswa yang Pelamar Snmptn dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Apabila memilih 2 (dua) PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun.
  2. Siswa yang Pelamar Snmptn dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal 2 (dua) program studi.
  3. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Siswa SMK/MAK hanya diijinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
  5. Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2014 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.


Biaya Seleksi


Biaya seleksi Snmptn akan ditanggung Pemerintah, sehingga Siswa yang Pelamar Snmptn tidak dikenai biaya seleksi.


Prinsip dan Mekanisme Seleksi


Prinsip Seleksi


Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip:

  1. mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor, prestasi-prestasi akademik lainnya, dan hasil ujian nasional,
  2. memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah,
  3. menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara objektif, adil, dan akuntabel; sehingga daya tampung PTN tidak harus dipenuhi.


Mekanisme Seleksi


Seleksi dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut:

  1. Siswa yang Pelamar Snmptn diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  2. Siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.


Sanksi Bagi Sekolah dan/atau Siswa yang Melakukan Kecurangan

Penerapan secara tegas bagi calon mahasiswa dan/atau sekolah yang melakukan kecurangan dengan sanksi sebagai berikut:

  1. Sekolah yang melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya
  2. Siswa yang melakukan kecurangan pada tahun 2014 dibatalkan status kelulusan SNMPTN.


Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana


  1. Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
  2. Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id
  3. Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  4. Siswa yang Pelamar Snmptn dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi yang informasinya dapat diakses di laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  5. Perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2015 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.


Informasi ini menyajikan pengetahuan pendahuluan mengenai SNMPTN 2015 yang meliputi ketentuan umum dan persyaratan, pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), tata cara pendaftaran, jadwal pelaksanaan, dan jumlah pilihan PTN dan Program Studi. Informasi ini diterbitkan untuk dipelajari secara seksama oleh calon peserta dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Prosedur Operasional Baku (POB) SNMPTN 2015 yang nantinya akan ditetapkan Panitia.

Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- Snmptn.ac.id
Read more
Monday, December 16, 2013

Tata Cara Mengikuti Snmptn

0 comments
Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2014 (Snmptn 2014) akan diselenggarakan secara online yang dimulai dengan pengisian pangkalan data sekolah (PDSS) dan siswa dengan masa waktu tiga bulan. Jadwal pendaftaran oleh siswa dilakukan pada 17 Februari-31 Maret 2014.

SNMPTN 2014 bisa diikuti siswa lulusan SMA/SMK yang berasal dari 14-ribuan sekolah di seluruh Indonesia. Mereka akan bersaing memperebutkan kursi di 62 PTN dengan total daya tampung sebesar 150-ribuan.

Ketua Umum Pelaksana Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 yang, Ganjar Kurnia yang juga Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dalam peluncuran SNMPTN 2013 di Bandung, Rabu 11 Desember malam, mengatakan, pendaftaran SNMPTN tidak dikenai biaya sejak tahun 2013.

Kuota yang disediakan untuk mahasiswa baru melalui SNMPTN 150.000 kursi dan setiap PTN atau program studi minimal menyediakan 50 persen daya tampung untuk SNMPTN. Seleksi dilakukan berdasarkan prestasi akademik siswa yang dilihat dari nilai rapor, hasil ujian nasional, dan prestasi lain.

Peluncuran SNMPTN dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. Hadir dalam peluncuran itu Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud Djoko Santoso dan sejumlah rektor perguruan tinggi negeri.

Penerimaan mahasiswa baru berprinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Berikut kami sampaikan beberapa aturan dalam Snmptn 2014:


Tujuan


Tujuan SNMPTN adalah:

  1. memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.
  2. mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK, termasuk Sekolah RI di luar negeri.

Ketentuan Umum


  1. SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya.
  2. Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswanya.
  3. Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  4. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  5. Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.

Ketentuan Khusus


Persyaratan Sekolah

Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:

  1. SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri yang mempunyai NPSN.
  2. Telah mengisi PDSS

Persyaratan Siswa Pelamar

Pendaftaran

Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2014 yang:

  1. mengikuti UN pada tahun 2013 atau 2014,
  2. memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS,
  3. memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (sampai semester 7 bagi SMK/MAK Empat Tahun) yang telah diisikan pada PDSS.

Penerimaan

Lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2014, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.


Tata Cara Mengikuti SNMPTN


Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui dua tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, dan (2) pendaftaran.

Pengisian dan Verifikasi PDSS

  1. Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  2. Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  3. Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
  4. Siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.


Tata Cara Pendaftaran


  1. Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  2. Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  3. Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
  4. Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
    Sekolah dan/atau siswa pelamar yang mengalami kesulitan akses Internet, proses pengisian PDSS maupun pendaftaran dapat dilakukan di Plasa Telkom dan/atau Kantor Pos online di seluruh Indonesia.


Jadwal SNMPTN


Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:

  • Pengisian PDSS : 16 Desember 2013 – 8 Februari 2014 dan selanjutnya diisikan secara berkala tiap akhir semester
  • Pendaftaran : 3 Februari – 8 Maret 2014
  • Proses Seleksi : 9 Maret – 26 Mei 2014
  • Pengumuman Hasil Seleksi : 27 Mei 2014
  • Pendaftaran Ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi : tanggal 17 Juni 2014 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014

Program Studi dan Jumlah Pilihan

  1. Setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun.
  2. Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal 2 (dua) program studi.
  3. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Siswa SMK/MAK hanya diijinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
  5. Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2014 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.

Biaya Seleksi


Biaya seleksi ditanggung Pemerintah, sehingga siswa pelamar tidak dikenai biaya seleksi.


Prinsip dan Mekanisme Seleksi


Prinsip Seleksi

Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip:

  1. mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor, prestasi-prestasi akademik lainnya, dan hasil ujian nasional,
  2. memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah,
  3. menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara objektif, adil, dan akuntabel; sehingga daya tampung PTN tidak harus dipenuhi.

Mekanisme Seleksi

Seleksi dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut:

  1. Siswa pelamar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  2. Siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.


Sanksi Bagi Sekolah dan/atau Siswa yang Melakukan Kecurangan

Penerapan secara tegas bagi calon mahasiswa dan/atau sekolah yang melakukan kecurangan dengan sanksi sebagai berikut:

  1. Sekolah yang melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya
  2. Siswa yang melakukan kecurangan pada tahun 2014 dibatalkan status kelulusan SNMPTN.

Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana


  1. Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
  2. Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041450450.
  3. Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  4. Alamat Panitia SNMPTN 2014
    Gedung Rektorat Unpad,
    Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung 40135,
    Telepon (022) 842 88842,
    Faksimile (022) 842 88899

Lain-lain


  1. Siswa pelamar dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi yang informasinya dapat diakses di laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  2. Perubahan ketentuan yang berkait an dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2014 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.

Sumber: Snmptn.ac.id
Read more

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri TA 2014

0 comments
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menetapkan kembali sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri untuk tahun akademik 2014/2015 dengan 3 tiga jalur penerimaan. Jalur pertama adalah SNMPTN. Seleksi jalur tersebut berdasarkan prestasi akademik siswa, yaitu rapor, nilai ujian nasional, dan prestasi lain. Dalam Snmptn ada delapan variabel penghitungan, termasuk persentase kakak kelas yang diterima PTN, juga Indeks Prestasi Komulatif-nya. Jatah peserta jalur SNMPTN masih tetap, minimal 50 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri.

Jalur kedua, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Seleksinya berdasarkan hasil tes tertulis serta keterampilan dengan daya tampung 30 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri. Sedangkan yang ketiga adalah jalur mandiri, dengan kuota 20 persen, diserahkan sepenuhnya ke setiap PTN.

Disamping itu panitia juga mengubah aturan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014. Salah satunya, nilai ujian nasional SMA sederajat akan diperhitungkan. Ketentuan itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013.

Menurut mantan Ketua Panitia SNMPTN Prof. Akhmaloka (Rektor ITB), pemerintah akan memberi subsidi biaya pembelian formulir SBMPTN 2014. Biayanya akan turun sampai 50 persen.

Sistem seleksi tetap didasarkan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggara an Pendidikan, serta Permendiknas Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, sistem penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui seleksi secara nasional dan bentuk lain.

Sistem seleksi nasional dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi negeri yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Seleksi nasional 2014 dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu.

Untuk tahun akademik 2014/2015 seleksi Snmptn akan diikuti 62 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam suatu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui penjaringan prestasi akademik siswa. Biaya pelaksanaan SNMPTN ditanggung oleh Pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Selain itu, peserta dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi yang diterima di PTN akan mendapatkan beasiswa selama masa studi normal melalui program Bidikmisi.


Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di PTN.

Sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik diyakini selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter. Dengan demikian sekolah seharusnya melakukan kewajiban untuk mendorong dan mendukung siswanya dalam proses pendaftaran Snmptn bagi siswanya.


Sumber: Panitia Snmptn


Copyright © 2013 snmptn.or.id all rights reserved
Read more
Wednesday, April 10, 2013

Kemdikbud Alokasikan Rp2,7 Triliun Untuk Biaya Operasional PTN 2013

0 comments
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mengucurkan dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) 2013 sebanyak Rp2,7 triliun untuk 93 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia termasuk PTN peserta Sbmptn 2013 sebanyak 62 peguruan tinggi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyatakan total alokasi dana penelitian adalah sebesar Rp500 miliar dari total alokasi BOPTN 2013. Nantinya, Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang akan mengelola dana tersebut.

BOPTN merupakan bantuan biaya dari pemerintah kepada perguruan tinggi negeri untuk membiayai keberlangsungan biaya operasionalnya. Artinya, masyarakat dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus dibebankan biaya perkuliahan yang tinggi, yang mencakup biaya operasional PTN di dalamnya.

Saat menjelaskan besaran alokasi BOPTN, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan kembali perbedaan pertimbangan penentuan jumlah alokasi BOPTN dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di jenjang Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas.

Menurutnya, PTN memiliki Tridharma PTN sebagai acuan kewajiban PTN. Tridharma itu mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. "Berangkat dari perbedaan layanan itu, maka pendekatannya juga berbeda, akan berdasarkan tridharma itu" ujar Nuh, Jumat (22/3).

Permendikbud No 58 Tahun 2012 tentang BOPTN mencatatkan secara rinci pertimbangan penentuan jumlah alokasi BOPTN. Diantaranya, jumlah penerimaan negara bukan pajak (PNBP) per mahasiswa untuk jenjang S1 dan diploma, proporsi peserta bidikmisi terhadap jumlah mahasiswa, proporsi PNBP dari Sumbangan Pembinaan Pendidikan lainnya, indeks terhadap jenis/karakteristik prodi, akreditasi prodi, jenis ptn, proporsi PNBP dari pihak ketiga dalam kegiatan riset, pengembangan dan pengabdian kepada masyarakat, jumlah mahasiswa PTN.

Ruang lingkup alokasi pos penggunaan BOPTN adalah pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, biaya pemeliharaan pengadaan, penambahan bahan praktikum/kuliah, bahan pustaka, penjaminan mutu, pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan, pembiayaan langganan daya dan jasa, pelaksanaan kegiatan penunjang, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran, honor dosen pegawai negeri sipil, pengadaan dosen tamu. Keseluruhan alokasi, pos, dan implementasi di lapangan tetap akan diatur dalam panduan BOPTN 2013. "Nanti tetap akan ada panduan dalam permen, dan itu ditindaklanjuti Dikti," jelas Mendikbud.

Sumber: Kemdikbud

Read more

Dana Bidikmisi Disalurkan Ke Rekening Mahasiswa Penerima

0 comments
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyatakan program beasiswa Bidikmisi untuk mahasiswa perguruan tinggi pada 2014 akan diperluas mencakup program pendidikan profesi. Mendikbud mencontohkan, mahasiswa lulusan fakultas kedokteran tentunya membutuhkan kelanjutan pendidikan program profesi untuk menjadi seorang dokter. Untuk itu, pendidikan profesi mereka juga akan difasilitasi dengan beasiswa Bidik misi, terutama bagi mahasiswa dari keluarga yang tidak mampu.

"Lulusan fakultas kedokteran, kan gelarnya S.ked. Belum boleh nyuntik, perlu melanjutkan program profesi dokter. Program profesi seperti inilah yang nantinya juga dialokasikan beasiswa Bidikmisi," kata M. Nuh.

Demikian pula dengan lulusan fakultas pendidikan yang menjadi calon guru, kata dia, tidak bisa mengajar sebelum mengikuti sertifikasi dan program profesi guru sehingga akan difasilitasi Bidikmisi.

Bidikmisi merupakan salah satu program afirmatif yang tertuang dalam Undang-Undang Pendidikan Tinggi. Dengan demikian, nantinya tidak lagi tergantung menteri atau siapa pun karena sudah menjadi amanat perundangan.

Nuh mengatakan, tahun ini dialokasikan sebanyak 50 ribu beasiswa Bidikmisi untuk angkatan baru. “Mudah-mudahan dengan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) perubahan, alokasinya bisa ditambah," katanya.

Dengan ditambahnya alokasi beasiswa Bidikmisi sebanyak 50 ribu penerima tahun ini, maka hingga sampai saat ini sudah ada sekitar 142 ribu mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Ia menyebutkan pemerintah akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 triliun untuk beasiswa Bidikmisi tahun ini. Beasisiwa ini akan dialokasikan kepada mahasiswa berbagai perguruan tinggi yang tidak mampu tetapi memiliki prestasi akademik.

Cara Penyaluran beasiswa Bidikmisi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Ditjen Pendidikan Dikti (Dikti) akan menyalurkan dana Bidikmisi langsung ke rekening mahasiswa penerima melalui bank penyalur. Mekanisme tersebut merupakan mekanisme baru penyaluran Bidikmisi yang akan dimulai pada tahun ini. Sebelumnya, dana Bidikmisi disalurkan Ditjen Dikti Kemdikbud ke mahasiswa penerima melalui perguruan tinggi.

Perubahan mekanisme tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 tahun 2012 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara atau Lembaga. “Semua bantuan sosial harus langsung ke sasaran, tidak boleh lagi lewat perguruan tinggi,” kata Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti, Illah Sailah, saat jumpa pers pada Rabu sore (10/4), di Senayan, Jakarta.

Illah menjelaskan, selama ini penyaluran anggaran Bidikmisi untuk mahasiswa dilakukan melalui perguruan tinggi. Kemudian masing-masing perguruan tinggi menyalurkannya lagi ke rekening mahasiswa. Mekanisme ini menimbulkan beberapa masalah, salah satunya keterlambatan penyaluran hingga sampai ke mahasiswa. “Ada yang sampai tiga bulan belum diberikan,” ujarnya. Keterlambatan tersebut antara lain disebabkan karena adanya kesalahan administrasi berupa salah pencatatan nomor rekening dan nama mahasiswa.

Karena itu, jelas Illah, berdasarkan Permenkeu Nomor 81 tahun 2012, Ditjen Dikti Kemdikbud meminta izin ke Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu untuk membuka rekening baru khusus untuk Bidikmisi. Rekening tersebut dibuka di bank penyalur yang menang tender pada November 2012 lalu. Mahasiswa penerima Bidikmisi juga harus memiliki rekening di bank penyalur tersebut.

Ditjen Dikti kemudian meminta pencairan dana Bidikmisi ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III. Setelah cair di KPPN, bank penyalur langsung mentransfer anggaran Bidikmisi ke rekening mahasiswa. “Paling cepat Jumat ini atau minggu depan mahasiswa terima (dana Bidikmisi),” ujar Illah.

Saat ini masih berlangsung proses pembukaan rekening oleh mahasiswa di bank penyalur. Untuk mempermudah mahasiswa membuka rekening, bank penyalur menggunakan sistem “jemput bola”, yaitu mendatangi mahasiswa langsung ke kampus, didampingi perwakilan perguruan tinggi. Berdasarkan persyaratan tender, bank penyalur tidak akan meminta setoran awal kepada mahasiswa. Selain itu, mahasiswa Bidikmisi juga tidak dikenakan biaya administrasi yang dipotong setiap bulan.

Sumber: Kemdikbud

Read more
Tuesday, March 26, 2013

Pendaftaran Umpn 2013

2 comments
Politeknik negeri kembali menerapkan seleksi ujian masuk mahasiswa baru secara nasional untuk tahun akademik 2013/2014. Calon mahasiswa di seluruh Indonesia bisa memilih politeknik di daerah lain seperti yang berlaku dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri. Pendaftaran ujian masuk politeknik negeri (UMPN) tahun 2013 dibuka mulai 13 Mei s/d 05 Juni 2013. Pelaksanaan Ujian Tulis (D3 & D4) : 08 Juni 2013. Ada ujian gambar untuk program studi tertentu. Adapun pengumuman lulus dilaksanakan pada 14 Juni 2013.

Peserta dapat memilih program bidang nonrekayasa dan rekayasa (SMA/MA jurusan IPA), sedangkan non-IPA hanya bisa memilih bidang nonrekayasa. Harga formulir pendaftaran sekitar Rp 200.000 untuk satu pilihan program studi dan sekitar Rp 250.000 untuk dua program studi.



Berikut kami sampaikan informasi Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) tahun 2013, semoga bermanfaat! Amin Ya Rabbal Alamin!.


UMPN 2013


Waktu Pendaftaran Seleksi Ujian Tulis (UMPN):

A. Ujian Tulis (UMPN) Nasional:

Pendaftaran : 13 Mei s/d 05 Juni 2013
Wawancara (D1) : 07 Juni 2013
Ujian Tulis (D3 & D4) : 08 Juni 2013
Pengumuman Hasil : 14 Juni 2013
Test Kesehatan : 17 s/d 20 Juni 2013
Registrasi bagi yg lulus : 17 s/d 21 Juni 2013

B. Ujian Tulis (UMPN) Mandiri:

Pendaftaran : 17 Juni s/d 10 Juli 2013
Wawancara (D1) : 12 Juli 2013
Ujian Tulis (D3 & D4) : 13 Juli 2013
Pengumuman Hasil : 15 Juli 2013
Test Kesehatan : 16 s/d 18 Juli 2013
Registrasi bagi yg lulus : 16 s/d 19 Juli 2013

Syarat-syarat pendaftaran seleksi bagi Calon Mahasiswa Reguler (Umum) :

1. Fotocopy Ijazah&NEM ( dilegalisir), 1 lembar.
2. Pas Photo ukuran 4 x 6, 3 lembar
3. Berumur maksimal 24 tahun pada tgl 31Agustus 2013.

Syarat-syarat pendaftaran seleksi bagi Calon Mahasiswa non Reguler/Kerjasama (Khusus) :

1. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Instansi atau Perusahaan tempat bekerja.
2. Pas Photo ukuran 4 x 6, 3 (tiga) lembar
3. Fotocopy Ijazah & NEM (dilegalisir), 1 lembar.
4. Berumur maksimal 45 tahun pada tgl 31Agustus 2013.

Syarat-syarat setelah lulus Seleksi Ujian Tulis:

1. Surat Keterangan Sehat jasmani dan rohani dari Dokter (asli)
2. Surat Keterangan Tidak buta warna dari Dokter (asli), khusus Program Studi Rekayasa
3. Surat keterangan Bebas Narkoba (asli)
4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian /SKCK (asli)
5. Fotocopy Kartu Keluarga, 1 lembar.

Sebagai info bahwa serapan industri untuk lulusan politeknik cukup tinggi. Politeknik negeri dengan seleksi Umpn yang bersifat nasional untuk menjaring mahasiswa baru layaknya seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) atau Sbmptn untuk jalur tertulisnya. Seleksi masuk yang dinamakan ujian masuk politeknik negeri (UMPN) ini memungkinkan calon mahasiswa di seluruh Indonesia bisa memilih politeknik secara lintas daerah.


Read more

Sponsored Links

 
Snmptn.or.id © 2011 - 2014 Schools Directory & World Sharings. Supported by Pengumuman Snmptn

Thanks for All friends