Wednesday, February 27, 2013

Passing Grade Snmptn 2013

1 comments
Passing Grade bisa merupakan nilai minimum yang harus diperoleh oleh peserta ujian / seleksi seperti Snmptn untuk bisa lulus dalam seleksi yang terkadang persaingannya tinggi. Nilai kelulusan untuk program ujian ditentukan melalui proses pengaturan standar. Secara resmi memang perguruan tinggi tidak memberikan batasan minimal nilai yang harus dicapai untuk menentukan kelulusan seorang calon mahasiswa di sebuah perguruan tinggi. Akan tetapi sebuah perkiraan passing grade masih tetap dibutuhkan agar seorang peserta Sbmptn misalnya, bisa memperkirakan capaian skor yang harus diraih agar lolos PTN via Snmptn 2013.

Berikut kami berikan gambaran umum prakiraan Passing Grade di PTN peserta Snmptn 2013 yang disusun oleh team snmptn.or.id :



I. Institut Teknologi Bandung (ITB)

1. STEI–65,7%
2. FTI–62,5%
3. FTTM–59,8%
4. FTMD–58,7%
5. FTSL–56,5%
6. SAPPK–55,2%
7. SF–54,4%
8. FITB–52,9%
9. STIH-Sains–49,3%
10. FMIPA–47,8%
11. STIH –39,8%

II. Universitas Indonesia (UI)

Program IPA

1. Pendidikan Dokter UI (59,8%)
2. Teknik Elektro UI (58,6%)
3. Farmasi UI (58,4%)
4. Teknik Kimia/TGP UI (57,4%)
5. Teknik Industri UI (54%)
6. Ilmu Komputer UI (52,8%)
7. Teknik Mesin UI (52%)
8. Pendidikan Dokter Gigi – UI (51,2%)
9. Teknik Metalurgi dan Material – UI (47,4%)
10. Arsitektur – UI (47,2%)

Program IPS

1. Akuntansi – UI (62,8%)
2. Ilmu Hubungan Internasional – UI (63,1%)
3. Manajemen – UI (61%)
4. Psikologi – UI (60,6%)
5. Ilmu Komunikasi – UI (58,3%)
6. Ilmu Ekonomi - UI (56,4%)
7. Ilmu Hukum – UI (56,2%)
8. Sastra Inggris – UI (53,8%)
9. Ilmu Administrasi Niaga – UI (52,9%)
10. Sastra Perancis – UI (50,1%)
11. Kriminologi – UI (49,6%)
12. Ilmu Administrasi Negara – UI (49%)
13. Ilmu Politik – UI (47,8%)
14. Sastra Cina – UI (47,8%)
15. Sastra Rusia – UI (46,7%
16. Ilmu Administrasi Fiskal – UI (46,6%)
17. Ilmu Filsafat – UI (46,6%)
18. Sastra Jerman – UI (46,4%)
19. Ilmu Kesejahteraan Sosial – UI (44,9%)
20. Arkeologi – UI (44,7%)
21. Sastra Jepang – UI (50,3%)
22. Sosiologi – UI (44,5%)
23. Sastra Arab – UI (43,8%)
24. Ilmu Sejarah – UI (43,2%)
25. Antropologi Sosial – UI (42%)

III. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Program IPA

1. Pendidikan Dokter – UGM (59,3%)
2. Teknik Elektro – UGM (57,4%)
3. Ilmu Komputer – UGM (56,5%)
4. Teknik Kimia – UGM (54,8%)
5. Arsitektur – UGM (51,4%)
6. Teknik Mesin – UGM (51,4%)
7. Pendidikan Dokter Gigi – UGM (50%)
8. Biologi – UGM (47,2%)

Program IPS

1. Akuntansi – UGM (62,1%)
2. Psikologi – UGM (58,7%)
3. Ilmu Hubungan Internasional – UGM (58,5%)
4. Manajemen – UGM (57,9%)
5. Ilmu Komunikasi – UGM (57,4%)
6. Sastra Inggris – UGM (56,6%)
7. Ilmu Ekonomi – UGM (55,6%)
8. Ilmu Hukum – UGM (54,1%)
9. Ilmu Administrasi Negara – UGM (50,5%)
10. Ilmu Pemerintahan – UGM (50,4%)
11. Sastra Jepang – UGM (50%)
12. Sastra Perancis – UGM (47,1%)


IV. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Program IPA
1. Teknik Informatika – ITS (59,5%)
2. Teknik Elektro – ITS (57,7%)
3. Teknik kimia – ITS (56,6%)
4. Teknik Industri – ITS (53,8%)
5. Teknik Lingkungan – ITS (52,4%)
6. Teknik Mesin – ITS (51,5%)
7. Sistem Informasi – ITS (47,4%)

V. Universitas Airlangga (UNAIR)

Program IPA

1. Pendidikan Dokter – UNAIR (58,6%)
2. Farmasi – UNAIR (53,8%)

Program IPS
1. Akuntansi – UNAIR (57,5%)
2. Ilmu Komunikasi – UNAIR (57,4%)
3. Psikologi – UNAIR (56,4%)
4. Manajemen – UNAIR (56%)
5. Ekonomi Pembangunan – UNAIR (51,1%)
6. Ilmu Hukum – UNAIR (50,7%)
7. Ilmu Administrasi Negara – UNAIR (48,5%)
8. Sastra Inggris – UNAIR (45,8%)
9. Ilmu Hubungan Internasional – UNAIR (47,9%)

VI. Universitas Padjadjaran (UNPAD)

Program IPA
1. Pendidikan Dokter – UNPAD (58%)
2. Farmasi – UNPAD (51,5%)
3. Pendidikan Dokter Gigi – UNPAD (47,8%)
4. Psikologi – UNPAD (47,7%)
5. Statistika – UNPAD (47,2%)

Program IPS
1. Akuntansi – UNPAD (61,2%)
2. Ilmu Komunikasi – UNPAD (59,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional – UNPAD (58,1%)
4. Manajemen – UNPAD (55,1%)
5. Ekonomi Pembangunan – UNPAD (54,2%)
6. Ilmu Administrasi Niaga – UNPAD (52,2%)
7. Ilmu Hukum – UNPAD (51,4%)
8. Ilmu Administrasi Negara – UNPAD (47,4%)
9. Sastra Inggris – UNPAD (46%)
10. Ilmu Pemerintahan – UNPAD (43%)

VII. Universitas Diponegoro (UNDIP)

Program IPA
1. Pendidikan Dokter – UNDIP (57,5%)
2. Teknik Elektro – UNDIP (54,1%)
3. Teknik Industri – UNDIP (52,9%)
4. Arsitektur – UNDIP (49,2%)
5. Teknik Mesin – UNDIP (47,8%)

Program IPS

1. Akuntansi – UNDIP (55,2%)
2. Ilmu Komunikasi – UNDIP (51,6%)
3. Manajemen – UNDIP (51,5%)
4. Ilmu Hukum – UNDIP (48,8%)
5. Ilmu Pemerintahan – UNDIP (48,3%)
6. Ekonomi Pembangunan – UNDIP (44%)
7. Ilmu Administrasi Niaga – UNDIP (43%)

VIII. Universitas Sriwijaya (UNSRI)

Program IPA

1. Pendidikan Dokter – UNSRI (56,5%)
2. Teknik Informatika – UNSRI (52,2%)
3. Pendidikan Dokter Gigi – UNSRI (50,1%)

Program IPS

1. Akuntansi – UNSRI (53,7%)
2. Ilmu Hukum – UNSRI (50,7%)
3. 3. Pend. B. Inggris – UNSRI (50,2%)


IX. Universitas Brawijaya (UB)

Program IPA
1. Pendidikan Dokter – UB (55,1%)
2. Teknik Elektro – UB (52,9%)
3. Arsitektur – UB (47,1%)

Program IPS
1. Akuntansi – UB (57,3%)
2. Manajemen – UB (54,5%)
3. Ilmu Administrasi Publik – UB (49,3%)
4. Ilmu Hukum – UB (48,3%)
5. Ilmu Administrasi Bisinis – UB (44,7%)
6. Ekonomi Pembangunan – UB (43,1%)
7. Sastra Inggris – UB (42,3%)

Demikian info Passing Grade Snmptn 2013 sebagai bahan acuan untuk pemilihan jurusan, serta menentukan peluang keberhasilan di prodi yang adik-adik pilih baik pada Snmptn atau seleksi PTN yang lainnya. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Copyright © 2013 Snmptn.or.id all rights reserved



Read more

Situs Info Snmptn 2013

0 comments
Sistem seleksi nasional Snmptn 2013 merupakan seleksi yang dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi negeri yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia. SNMPTN 2013 merupakan satu-satunya pola seleksi nasional yang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana SNMPTN 2013 yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu. Biaya pelaksanaan SNMPTN 2013 ditanggung oleh Pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.

Informasi ini menyajikan mengenai Situs Info Snmptn 2013. Alamat informasi resmi mengenai SNMPTN berpusat di www.snmptn.ac.id dimana segenap informasi yang disajikan meliputi persyaratan pendaftaran, pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), cara pendaftaran, jadwal pelaksanaan, dan pemilihan Program Studi. Informasi disana diterbitkan untuk dipelajari secara seksama oleh calon peserta SNMPTN 2013. Disamping situs utama tersebut, sejak tahun 2008/2009 informasi resmi disupport oleh situs www.snmptn.or.id, selanjutnya di setiap perguruan tinggi juga terdapat portal Snmptn. Bahkan beberapanya bisa digunakan untuk mengakses Pengumuman Snmptn karena kehandalannya, seperti http://snmptn.itb.ac.id/hasil/, snmptn.ui.ac.id, dan lain-lain.



Penerimaan mahasiswa baru tahun 2013 harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Selain melalui Situs Info Snmptn 2013, informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
Alamat Panitia SNMPTN 2013: Direktorat Pendidikan, Gedung Rektorat ITB lantai 4, Jl.Tamansari No.64 Bandung 40116. Telp/Fax. (022) 2530689.

Demikian info Situs Info Snmptn 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat!
Read more
Monday, February 25, 2013

Petunjuk Pendaftaran Bidikmisi 2013

0 comments
Formulir pendaftaran memuat daftar isian sebagai persyaratan yang diperlukan untuk seleksi calon penerima Bidikmisi apabila tidak dapat melakukan pendaftaran secara online dan khusus untuk seleksi mandiri karena keterbatasan akses internet di daerahnya di http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id. Untuk yang dapat mendaftar secara online, formulir ini tidak perlu dicetak, formulir dapat dicetak melalui laman pendaftaran http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id sebagai salah satu syarat pendaftaran. Nomor Pendaftaran diisikan oleh Perguruan Tinggi Penyelenggara, dimana pengisian harus menggunakan Ballpoint hitam dan HURUF KAPITAL.

Perlu difahami bahwa dalam pengisian formulir harus selalu mengikuti petunjuk pengisian formulir Bidikmisi 2013 untuk masing masing pertanyaan. Jangan lupa juga untuk menempelkan satu pasfoto berwarna ukuran 3x4 di tempat yang telah disediakan.
Ingat semua pertanyaan harus dijawab, kekurang-lengkapan dan kekurang-jelasan pengisian mengakibatkan ditolaknya pendaftaran Bidikmisi.

Petunjuk Daftar Bidikmisi 2013

Selanjutnya kirimkan formulir (asli) beserta berkas berkas pendukung(copy) ke perguruan tinggi yang membuka seleksi mandiri sesuai dengan ketentuan masing masing perguruan tinggi. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi email: bidikmisi@dikti.go.id


Petunjuk Pendaftaran Bidikmisi 2013


I. DATA DIRI
1. NAMA LENGKAP
Isikan nama Saudara pada tempat yang tersedia. Susunan dan ejaan harus sesuai dengan nama yang tertulis pada Rapor dan atau Ijazah jenjang pendidikan sebelumnya. Nama yang lebih panjang dari 30 karakter disingkat nama yang paling belakang.
Contoh : Dwilaksana Agus Susilo Harto Budiman disingkat menjadi Dwilaksana A S H Budiman


2. JENIS KELAMIN
Isikan angka 1 atau 2 sesuai dengan jenis kelamin Saudara.

3. AGAMA
Isikan nomor yang sesuai dengan agama yang Saudara anut sesuai KTP

4. KAB/KOTA LAHIR

Isikan nama Kabupaten / Kota tempat Saudara dilahirkan.

Contoh : Kab Mojokerto, Kota Surabaya


5. TANGGAL LAHIR
Isikan tanggal – bulan – tahun Saudara dilahirkan.

Contoh : 28-07-1992. Jika anda lahir pada 27 Juli 1992

6. ALAMAT


Isikan alamat surat menyurat yang bisa dihubungi dengan format :nama jalan dan nomor,
kecamatan, kota.

Contoh : Jl Rabiul Awal No.5 RT 05, RW 06, Kec Sanan Wetan, Kota Blitar.

7. KODE POS
Isikan kode pos tempat tinggal Saudara, jika tidak memiliki kode pos cantumkan 000000.

Contoh : 60111.

8. TELEPON RUMAH
Isikan nomor telepon rumah tinggal disertai kode wilayah, jika tidak mempunyai agar dikosongkan.

9. HP

Isikan nomor handphone, jika tidak memiliki agar dikosongkan.


II. KELUARGA
1. NAMA AYAH / WALI
Isikan nama kandung Ayah / wali
Contoh: Sudarmo.

2. PEKERJAAN AYAH / WALI

Isikan nomor yang sesuai dengan pekerjaan Ayah / Wali, atau jika pekerjaan adalah lain lain isikan dalam kolom yang tersedia.
Contoh: isikan 5 jika Ayah/Wali merupakan petani dan bekerja sebagai apakah Ayah / Wali anda.
Contoh: Pemilik lahan.

3. NAMA IBU
Isikan nama Ibu kandung.


Contoh: Sudarmi.

4. PEKERJAAN IBU

Isikan nomor yang sesuai dengan pekerjaan Ibu, atau jika Lainnya, isikan dalam kolom yang tersedia.
Contoh: isikan 1 jika Ibu merupakan PNS dan bekerja sebagai apakah Ibu anda, misal: Guru.

5. JUMLAH TANGGUNGAN

Isikan jumlah tanggungan orang tua / wali saudara yang masih berusia dibawah 21 tahun dan diatas 21 tahun jika masih kuliah.
Contoh: jika keluarga mempunyai 3 orang anak, istri tidak bekerja dan ada 1 keponakan yang hidup bersama, maka isikan angka 5

6. HP ORANG TUA

Isikan nomor HP dari orang tua Saudara, jika merupakan No CDMA agar disertakan kode
areanya.

7. STATUS ORANG TUA
Isikan status orang tua yang sekarang menanggung kehidupan Saudara.
8. PENDIDIKAN ORANG TUA
Isikan pendidikan terakhir dari orang tua yang menanggung hidup Saudara sekarang.
9. ORANG TUA KANDUNG
Isikan status orang tua kandung Saudara.


III. RUMAH TANGGA


1. KEPEMILIKAN
Isikan nomor yang sesuai dengan status kepemilikan rumah tinggal Saudara.
a. Contoh: Isikan nomor 3 dalam kolom yang disediakan jika saudara menempati tempat tinggal dengan menyewa secara bulanan.


2. TAHUN PEROLEHAN
a. Isikan tahun perolehan dari rumah tinggal Saudara.
b. Contoh: Isikan tahun 1990 jika perolehan rumah tinggal pada tahun 1990


3. SUMBER LISTRIK
a. Isikan nomor yang sesuai dengan sumber listrik dari rumah tinggal saudara dan besarnya VA.
Contoh : isikan angka 1 dan 450, jika rumah tinggal dengan sumber listrik PLN 450 VA.

4. LUAS TANAH
a. Isikan nomor yang sesuai dengan luas tanah rumah tinggal
b. Contoh: isikan nomor 1 jika luas tanah rumah tinggal mempunyai luasan 25 M2.


5. LUAS BANGUNAN
a. Isikan nomor yang sesuai dengan luas bangunan.
b. Contoh : isikan nomor 1 jika rumah mempunyai luasan 25 M2.


6. MANDI CUCI KAKUS
a. Isikan nomor yang sesuai dengan fasilitas mandi cuci kakus dari rumah tinggal.
b. Contoh: isikan 3 jika menggunakan fasilitas MCK bersama diluar rumah.


7. SUMBER AIR
a. Tandai dengan tanda silang (x) untuk jenis sumber air yang dapat dimanfaatkan oleh rumah tinggal.
b. Contoh: Silangi kotak kemasan dan kotak PDAM jika rumah menggunakan air kemasan sebagai air minum dan PDAM untuk kebutuhan masak / cuci.

8. JARAK PUSAT KABUPATEN / KOTA

a. Isikan jarak rumah tinggal dari jalan pusat kabupaten / kota dalam satuan kilometer. Contoh : Isikan 3 jika jarak rumah dari pusat kabupaten / kota adalah 3 kilometer.


9. JUMLAH ORANG TINGGAL.
a. Isikan jumlah orang yang tinggal di rumah dalam waktu 9 (sembilan) bulan terakhir.
b. Contoh: isikan 7 jika keluarga berjumlah 7 orang (termasuk orang tua) tinggal di rumah dalam waktu 9 bulan terakhir.


IV. EKONOMI KELUARGA


1. PENGHASILAN AYAH / WALI
Isikan angka yang sesuai dengan rata rata penghasilan kotor per bulan yang diterima oleh Ayah / Wali dalam 12 bulan terakhir.


2. PENGHASILAN IBU

Isikan angka yang sesuai dengan rata rata penghasilan kotor per bulan yang diterima oleh Ibu dalam 12 bulan terakhir.


V. PENDIDIKAN


1. KODE SEKOLAH ASAL
Isikan kode NPSN ( Nomor Pokok Sekolah Nasional ) Sekolah Saudara, jika tidak mengetahui tanyakan kepada Kepala Sekolah. Kode bisa dicari di http://npsn.data.kemdiknas.go.id (wajib diisi )

2. NAMA SEKOLAH ASAL

Isikan nama sekolah beserta nama kabupaten / kota asal sekolah.

Contoh: SMAN 1 KABUPATEN WONOGIRI.

3. NOMOR INDUK
Isikan kode NISN ( Nomer Induk Siswa Nasional ) Saudara, jika tidak mengetahui tanyakan
pada Kepala Sekolah. Kode bisa dicari di http://nisn.data.kemdiknas.go.id (wajib diisi)

4. TAHUN LULUS
Isikan 2013 untuk yang akan lulus 2013 dan 2012 untuk yang sudah lulus tahun 2012.
Lulusan tahun sebelum tahun 2012 tidak diperkenankan mendaftar Bidikmisi

5. JURUSAN
Tuliskan jurusan selama di SMA/SMK/MA/MAK.

6. URUTAN PRESTASI DI SEKOLAH

a. Isikan urutan prestasi di sekolah untuk semester 4 dan total nilai serta jumlah mapel
Contoh: isikan 2 jika urutan prestasinya 12 di sekolah(jurusan) dan total nilai 1200 untuk 15 mapel
b. Isikan urutan prestasi di sekolah untuk semester 5 dan total nilai serta jumlah mapel
Contoh: isikan 1 jika urutan prestasinya 11 di sekolah(jurusan) dan total nilai 1200 untuk 15 mapel
c. Isikan urutan prestasi di sekolah untuk semester 6 total nilai serta jumlah mapel
Contoh: isikan 3 jika urutan prestasinya 11 di sekolah(jurusan) dan total nilai 1200 untuk 15 mapel


7. PRESTASI KO / EKSTRAKURIKULER
Tuliskan tingkatan prestasi, hasil dan nama kegiatan, contoh nasional juara pertama baca Al-
Quran, Ketua Umum OSIS. Lampirkan berkas bukti / pendukung untuk prestasi di yang
dituliskan dalam lembar ini.

VI. PILIHAN
1. KODE PERGURUAN TINGGI

Kode perguruan tinggi yang dituju, http://evaluasi.dikti.go.id

2. NAMA PERGURURUAN TINGGI
Nama perguruan tinggi yang dituju, lihat lampiran 1
3. NAMA PRODI PILIHAN 1 / KODE
Nama dan kode prodi pilihan yang dituju , lihat di alamat http://bidikmisi.dikti.go.id
4. NAMA PRODI PILIHAN 2 / KODE
Nama dan kode prodi pilihan yang dituju , lihat di alamat http://bidikmisi.dikti.go.id

VII. RENCANA HIDUP DI LOKASI PENDIDIKAN YANG DITUJU APABILA DITERIMA
1. RENCANA TEMPAT TINGGAL


Isikan kode yang sesuai dengan rencana tempat tinggal Saudara.

Contoh: isikan 1 jika akan tinggal bersama keluarga di lokasi lokasi pendidikan.

2. ADA DUKUNGAN KELUARGA

Isikan kode yang sesuai mengenai dukungan keluarga di lokasi pendidikan.

Contoh: isikan 1 jika ada dukungan baik ekonomi atau dukungan penting lainnya.

3. TRANSPORTASI DARI DAERAH ASAL

Isikan silang (x) untuk jenis/moda transportasi yang digunakan ke lokasi pendidikan/kampus
(bisa lebih dari satu).

4. TRANSPORTASI SEHARI HARI


Isikan rencana jenis transportasi yang rencananya digunakan pada kota di lokasi pendidikan.

Contoh: Isikan 1 jika berencana menggunakan sepeda motor pribadi untuk transportasi di lokasi pendidikan



VIII. CATATAN KHUSUS
1. Cantumkan kondisi khusus kesehatan pribadi Saudara, contohnya: buta warna, ketunaan (wicara, grahita, rungu) atau kekurangan fisik lainnya yang dirasa mempengaruhi proses pembelajaran.


Prosedur Bidikmisi adalah sebagai dijelaskan sebagai berikut:



Informasi:

Pendaftaran Sekolah dimulai pada tanggal 12 Desember 2012 sampai 6 Maret 2013 untuk SNMPTN PPA (d/h undangan)
Pendaftaran siswa dimulai pada tanggal 01 Januari 2013




Read more

Sistem Pelaporan Bidikmisi 2013

0 comments
Sistem Pelaporan Bidikmisi 2013 disusun sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan Program Bidikmisi, masing-masing pengelola program (Tim Pengelola Pusat dan Tim Pengelola Perguruan Tinggi) diwajibkan untuk melaporkan hasil kegiatannya kepada pihak terkait.

Hal-hal yang dilaporkan oleh pengelola program adalah yang berkaitan dengan data/statistik penerima bantuan, penyaluran, penyerapan dan pemanfaatan dana, serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan masalah.

Pelaporan Bidikmisi 2013

A. Tim Pengelola Pusat


Tim Pengelola Pusat harus membuat laporan-laporan sebagai berikut:

1. Laporan realisasi penyerapan dana Bidikmisi
2. Laporan indeks prestasi (IP) penerima Bidikmisi
3. Statistik Penerima Bantuan yang disusun berdasarkan data yang diterima dari Tim Pengelola PT.
4. Hasil monitoring dan evaluasi yang berisi tentang jumlah responden, waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi.
5. Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, dll.


Laporan akhir tahun harus diserahkan ke Menteri pada akhir bulan Januari tahun berikutnya.

B. Tim Pengelola Perguruan Tinggi


Tim pengelola perguruan tinggi harus membuat laporan-laporan sebagai berikut.

1. Laporan realisasi penyerapan dana Bidikmisi (mahasiswa baru dan on going)
2. Laporan penetapan penerima Bidikmisi melalui SIM Bidikmisi
3. Laporan perkembangan indeks prestasi (IP) penerima Bidikmisi melalui SIM Bidikmisi
4. Laporan pengganti penerima Bidikmisi
5. Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, pendidikan karakter, dll.


Pengaduan masyarakat:

Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut dan atau menemukan permasalahan
atau hal-hal yang perlu diklarifikasi dapat menghubungi:

Alamat laman

http://bidikmisi.dikti.go.id
http://facebook.com/program.bidik.misi
http://twitter.com/bidikmisi
http://dikti.kemdikbud.go.id
http://kemdikbud.go.id

E-mail bidikmisi@dikti.go.id



Read more

Monitoring dan Supervisi Bidikmisi 2013

0 comments
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan Program Bidikmisi, diaturlah standar monitoring dan supervisi Bidikmisi 2013 yang berbentuk kegiatan seperti melakukan pemantauan, pembinaan dan penyelesaian masalah terhadap pelaksanaan program Bidikmisi.

Secara umum tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan bahwa seleksi, pembinaan dan penyaluran dana telah dilakukan dengan baik dan telah memenuhi aspek program yang berprinsip pada 3-T (Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu) dengan pengertian sebagai berikut.

Supervisi Bidikmisi 2013


1. Tepat Sasaran; apabila mahasiswa yang ditetapkan sebagai penerima bantuan Bidikmisi telah sesuai kriteria dan dana bantuan telah dipergunakan dan disalurkan kepada mahasiswa penerima sesuai dengan ketentuan yang diatur di dalam pedoman.
2. Tepat Jumlah; apabila jumlah dana bantuan dan jumlah mahasiswa penerima bantuan sesuai dengan kuota dan atau perjanjian yang telah ditetapkan. Apabila jumlah mahasiswa penerima bantuan kurang atau melebihi dari yang telah ditetapkan, maka perguruan tinggi wajib melaporkan ke Ditjen Dikti.
3. Tepat Waktu; apabila tahapan dari proses seleksi dan studi sesuai jadwal, dana Bidikmisi diterima dan bantuan biaya hidup disalurkan kepada mahasiswa penerima sesuai dengan waktu sebagaimana diatur dalam mekanisme penyaluran dana.


Komponen utama yang dimonitor antara lain:

1. Alokasi dan pencairan dana
2. Penyaluran dan atau penggunaan dana
3. Pelayanan dan atau pembinaan mahasiswa
4. Administrasi keuangan
5. Pelaporan


A. Monitoring oleh Tim Pengelola Pusat


Tim Pengelola Pusat harus menyusun laporan terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan program, sejauh mana pelaksanaan program apakah berjalan sesuai dengan yang direncanakan, apa yang telah dilakukan, hambatan yang terjadi dan mengapa hal tersebut dapat terjadi, serta upaya untuk mengatasi hambatan tersebut, serta rekomendasi untuk perbaikan program di masa yang akan datang.

Hal-hal yang harus ada di dalam laporan adalah

1. Data statistik

Statistik Penerima Bantuan berisi tentang mahasiswa penerima bantuan tiap perguruan tinggi. Tim Pusat menyusun statistik penerima bantuan berdasarkan data yang diterima dari Tim Manajemen PT

2. Penggunaan dana

Berisikan tentang besar dana yang disalurkan tiap PT untuk setiap program studi, serta berapa yang telah diserap. Tim Pusat menyusun laporan tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tim PT.

3. Hasil Monitoring dan Evaluasi

Laporan monitoring adalah laporan kegiatan pelaksanaan monitoring oleh Tim Pusat. Laporan ini berisi tentang jumlah responden, waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi.


B. Monitoring oleh Tim Pengelola Perguruan Tinggi


Tim PT melaporkan semua kegiatan hasil monitoring yang berkaitan dengan Perencanaan dan pelaksanaan program:

1. Sejauh mana pelaksanaan program berjalan sesuai dengan yang direncanakan, apa yang telah dan tidak dikerjakan;
2. Hambatan apa saja yang terjadi dan mengapa hal tersebut dapat terjadi;
3. Upaya apa yang diperlukan untuk mengatasi hambatan tersebut;
4. Rekomendasi untuk perbaikan program di masa yang akan datang, baik program yang sama maupun program lain yang sejenis.



Read more

Mekanisme Seleksi Bidikmisi 2013

0 comments
Mekanisme Seleksi Bidikmisi 2013 diawali dengan Sosialisasi dan Koordinasi oleh organisasi pelaksana Bisikmisi 2013. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini akan melakukan koordinasi dan sosialisasi antar unit utama, unit kerja dan instansi terkait termasuk Panitia Seleksi Nasional mahasiswa baru serta melakukan publikasi melalui media massa.

Selanjutnya harus difahami juga mengenai pendaftaran yang digelar secara online. Berikut kami sampaikan Mekanisme Seleksi Bidikmisi 2013, semoga membantu Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Seleksi Bidikmisi 2013

A. Sosialisasi dan Koordinasi


1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan koordinasi dan sosialisasi antar unit utama, unit kerja dan instansi terkait termasuk Panitia Seleksi Nasional mahasiswa baru serta melakukan publikasi melalui media massa;
2. Dinas pendidikan propinsi dan kabupaten/kota melakukan sosialisasi dan atau memberikan informasi kepada satuan pendidikan di lingkungannya tentang program Bidikmisi;
3. Institusi pendidikan tinggi melakukan sosialisasi dan atau memberikan informasi kepada sekolah dan publik tentang program Bidikmisi;
4. Kepala Sekolah/Madrasah/PKBM atau yang sederajat mensosialisasikan program Bidikmisi kepada siswa khususnya bagi siswa kelas 12.
5. Kepala Sekolah/Madrasah/PKBM atau yang sederajat mengoordinasikan dan memfasilitasi seluruh proses pendaftaran di setiap sekolah dan mengirimkan berkas yang telah memenuhi persyaratan ke perguruan tinggi negeri yang dituju tanpa mengenakan biaya pada siswa pendaftar.


B. Pendaftaran Daring (On-line)


Tata cara pendaftaran Bidikmisi melalui SNMPTN, UMPN atau Seleksi Mandiri perguruan tinggi secara daring adalah sebagai berikut.

1. Tahapan pendaftaran Bidikmisi
a. Sekolah mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi ke http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/daftar dengan melampirkan hasil pindaian (scan) (Lampiran 2 bagian F) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah.
b. Ditjen dikti memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
c. Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/login menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang telah diverifikasi
d. Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing masing siswa yang sudah direkomendasikan
e. Siswa mendaftar melalui laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/siswa/login dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta didalam sistem pendaftaran.
2. Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran bidikmisi mendaftar seleksi nasional atau mandiri yang telah diperoleh sesuai ketentuan masing-masing pola seleksi melalui alamat .berikut.
a. SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
b. SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id.
c. Seleksi Mandiri sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas sebagai berikut yang akan dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk.

1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.


C. Pendaftaran Langsung (Off-line)


1. Sekolah dan atau calon yang tidak dapat melakukan tahapan pendaftaran Bidikmisi secara on-line untuk Seleksi Mandiri karena keterbatasan akses internet, maka:
a. Calon mengisi formulir yang disediakan oleh sekolah (formulir dapat diunduh di www.dikti.go.id atau www.bidikmisi.dikti.go.id) dan selanjutnya formulir yang telah diisi beserta berkas persyaratan lainnya disampaikan ke Kepala Sekolah.
b. Kepala Sekolah mengirimkan formulir rekomendasi (Lampiran 2), formulir pendaftaran (Lampiran 3) berserta kelengkapan berkas lainnya secara kolektif kepada masing-masing Rektor/Direktur/Ketua PTN yang menyelenggarakan
seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri sesuai pilihan calon. Surat pengantar rekomendasi diberi keterangan perihal surat tentang ‘Pendaftaran Bidikmisi 2013’ (alamat PTN dapat dilihat dalam Lampiran 4).
2. Berkas yang harus dikirim meliputi:
a. Berkas yang dilengkapi oleh calon yang akan lulus tahun 2013:
1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh calon yang bersangkutan (butir 5.a) yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar;
2) Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif;
3) Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 5 (lima) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4) Surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
5) Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
6) Fotokopi Kartu Keluarga;
7) Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya (apabila mempunyai bukti pembayaran).


b. Berkas yang dilengkapi oleh calon yang lulus tahun 2012:
1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh calon yang bersangkutan (butir 5.a) yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar;
2) Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3) Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4) Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5) Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6) Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7) Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8) Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9) Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.


Sekolah harus memastikan PTN yang dipilih calon membuka kesempatan pola seleksi Bidikmisi secara offline. Informasi mengenai pola seleksi Bidikmisi di setiap PTN dapat dilihat dalam media informasi seleksi masuk perguruan tinggi.

Sekolah mengkoordinasikan pengiriman berkas pendaftaran ke alamat perguruan tinggi yang dituju.

D. Jenis Seleksi


Perguruan Tinggi dapat melakukan seleksi Bidikmisi melalui seleksi nasional maupun seleksi mandiri.

1. Seleksi untuk Perguruan Tinggi Negeri
a. Seleksi Nasional
1) PTN melakukan seleksi terhadap penerima rekomendasi Bidikmisi yang merupakan lulusan seleksi nasional (SNMPTN) sesuai persyaratan dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN;
2) Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas Sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, akan lebih baik kalau PTN melakukan kunjungan ke alamat pendaftar;
3) Pertimbangan khusus dalam kelulusan seleksi diberikan kepada pendaftar yang mempunyai prestasi ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler paling rendah peringkat ke-3 di tingkat kabupaten/kota atau prestasi non kompetitif lain
yang tidak ada pemeringkatan (contoh ketua organisasi siswa sekolah/OSIS);
4) Kunjungan ke alamat pendaftar dapat dilakukan dengan mendayagunakan mahasiswa PTN yang bersangkutan atau PTN dari domisili pendaftar dengan mekanisme yang disetujui bersama.
5) Hasil seleksi nasional calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi nasional dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.

b. Seleksi Mandiri (Seleksi Lokal)


PTN dapat melakukan seleksi Bidikmisi melalui seleksi mandiri perguruan tinggi dengan ketentuan:

1) PTN melakukan seleksi terhadap pendaftar menggunakan jalur, persyaratan dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh masing-masing PTN;
2) Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTN dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, urutan kualitas Sekolah, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, dianjurkan kalau PTN melakukan kunjungan ke alamat pendaftar.
Disamping itu dapat juga dilakukan verifikasi dan rekomendasi oleh penerima Bidikmisi sebelumnya.
3) Pertimbangan khusus dalam kelulusan seleksi diberikan kepada pendaftar yang mempunyai prestasi ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler paling rendah peringkat ke-3 di tingkat kabupaten/kota atau prestasi non kompetitif lain yang tidak ada pemeringkatan (contoh ketua organisasi siswa sekolah/OSIS);
4) Apabila diperlukan tes lokal yang memerlukan kehadiran fisik pendaftar, maka seluruh biaya untuk mengikuti proses seleksi mandiri termasuk biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh PTN yang bersangkutan;
5) Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh Rektor/Direktur /Ketua atau yang diberi wewenang melalui media yang dapat diakses oleh setiap pendaftar dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.
2. Seleksi untuk PTS
a. Seleksi ditentukan oleh masing-masing PTS dengan memprioritaskan pendaftar yang paling tidak mampu secara ekonomi, pendaftar yang mempunyai potensi akademik yang paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah pendaftar. Untuk memastikan kondisi ekonomi pendaftar, akan lebih baik kalau PTS melakukan kunjungan ke alamat pendaftar;
b. Kunjungan ke alamat pendaftar dapat dilakukan dengan mendayagunakan mahasiswa PTS yang bersangkutan atau PTS dari domisili pendaftar dengan mekanisme yang disetujui bersama.
c. Hasil seleksi calon mahasiswa diumumkan oleh panitia seleksi PTS dan diinformasikan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi Manajemen Bidikmisi.


E. Penetapan


Penetapan penerima bantuan biaya pendidikan Bidikmisi dilakukan melalui tata cara sebagai berikut:

1. Perguruan tinggi dapat melakukan koordinasi dengan PTN/PTS lain dari asal daerah pendaftar untuk melakukan visitasi/verifikasi.
2. Perguruan tinggi melakukan verifikasi dan penetapan calon menggunakan fasilitas SIM Bidikmisi;
3. Sesuai pengumuman hasil seleksi mandiri dan nasional, calon mahasiswa melakukan daftar ulang di perguruan tinggi masing-masing;
4. Rektor/Direktur/Ketua perguruan tinggi menerbitkan Surat Keputusan tentang Penetapan Penerima Bidikmisi untuk mahasiswa yang telah melakukan daftar ulang;
5. Surat Keputusan dimaksud dikirimkan ke Ditjen Dikti dan dilaporkan ke SIM Bidikmisi.


F. Hal Khusus


Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memfasilitasi pendaftaran seleksi mandiri tanpa rekomendasi sekolah / manual jika terjadi hal sebagai berikut:

1. Sekolah asal tidak lagi menyelenggarakan pendidikan pada saat pendaftaran Bidikmisi 2013;
2. Sekolah tidak mempunyai sumber daya yang memadai untuk melakukan pendaftaran melalui media internet;
3. Sekolah tidak dapat diarahkan untuk mendukung program Bidikmisi;
4. Terjadi force majeur bencana alam lainnya;
5. Hal lain yang dirasa mendesak dan bertujuan untuk kemanusiaan dan keadilan serta pemerataan akses pendidikan.
6. Verifikasi dan pencatatan sebagaimana dimaksud oleh butir 1 (satu) dilakukan melalui SIM Bidikmisi.



Read more

Info Pendanaan Bidikmisi 2013

0 comments
Bantuan biaya pendidikan yang diberikan pada mahasiswa baru yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik dalam bentuk Bidikmisi diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III. Untuk program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis, perpanjangan pendanaan sampai lulus jenjang keprofesian difasilitasi oleh PT penyelenggara Bidikmisi. Sedangkan proses perekrutan Bidikmisi dimulai sebelum pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Bidikmisi memberikan fasilitas kepada penerima program ini berupa bantuan biaya hidup sesedikitnya sebesar Rp600.000 rupiah per bulan yang diberikan pada penerima langsung, bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan sebesar besarnya Rp400.000 rupiah per bulan yang dikelola oleh perguruan tinggi untuk membebaskan biaya pendidikan, dan biaya kedatangan pertama (resettlement) yang diberikan 1 kali pada. Berikut kami samapaikan Info Pendanaan Bidikmisi 2013.

Pendanaan Bidikmisi 2013

A. Jangka Waktu Pemberian


1. Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III.
2. Untuk program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis, perpanjangan pendanaan sampai lulus jenjang keprofesian difasilitasi oleh PT penyelenggara Bidikmisi.


B. Jumlah, Jenis, Sumber Dana dan Penggunaannya


Jumlah bantuan biaya pendidikan Bidikmisi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini adalah sebesar Rp6.000.000,00 (enam juta rupiah) per mahasiswa per semester.

Adapun jenis dana bantuan biaya pendidikan dan penggunaannya adalah sebagai berikut:

1. Biaya pendaftaran
a. Pendaftar Bidikmisi dibebaskan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT (pendaftar secara otomatis akan mendapatkan fasilitas bebas bayar di dalam sistem pendaftaran SBMPTN).
b. Pendaftar Bidikmisi yang sudah diterima melalui salah satu seleksi tidak diperkenankan mendaftar seleksi lainnya.
2. Bantuan biaya penyelenggaraan yang dikelola perguruan tinggi, sebanyak-banyaknya Rp2.400.000,00 (dua juta empat ratus ribu rupiah) per semester per mahasiswa yang dapat digunakan untuk:
a. Biaya yang dibayarkan saat pertama masuk ke perguruan tinggi
b. SPP/Biaya kuliah
c. Biaya pendidikan lainnya yang ditentukan oleh pimpinan perguruan tinggi.
d. Tutorial/Remedial
e. Kegiatan ko dan ekstra kurikuler seperti pengembangan karakter, kewirausahaan, softskill, pengembangan penalaran, minat, dan bakat mahasiswa.
f. Asuransi kesehatan/kecelakaan mahasiswa
3. Bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa, sekurang-kurangnya sebesar Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) per bulan dengan ketentuan:
a. Perguruan tinggi menetapkan besaran bantuan biaya hidup dan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan melalui SK Rektor/Direktur/Ketua;
b. Perguruan tinggi dapat membuat kesepakatan penentuan besaran dan periode bantuan biaya hidup dengan perguruan tinggi dalam kabupaten/kota yang sama yang ditentukan berdasarkan Indeks Harga Kemahalan daerah di lokasi perguruan tinggi.
4. Biaya Kedatangan
Biaya kedatangan atau resetlement di alokasikan sebesar 50% kuota/jumlah mahasiswa baru x Rp1.500.000,00 dapat digunakan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:
a. Penggantian biaya transport untuk mahasiswa yang berasal dari luar kabupaten/kota untuk 1 (satu) kali dari tempat asal menuju perguruan tinggi sesuai dengan jarak dan ketentuan yang berlaku (Permenkeu Nomor 84/PMK.02/2011 atau Permenkeu Nomor 113/PMK.05/2012 bagi mahasiswa yang tidak dapat menunjukkan bukti tiket perjalanan).
b. Biaya hidup sementara bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota yang besarnya maksimum setara dengan bantuan biaya hidup 1 (satu) bulan.
c. Verifikasi data calon mahasiswa penerima Bidikmisi dalam bentuk penilaian berkas, visitasi, wawancara dan sejenis.
d. Kegiatan terkait dengan penerimaan mahasiswa baru misalnya pengenalan kehidupan kampus, bantuan pendampingan berbasis kegiatan (untuk pengelolaan).
5. Hal khusus
a. Kekurangan bantuan biaya penyelenggaraan di perguruan tinggi, ditanggung oleh perguruan tinggi penyelenggara dengan mengupayakan dana dari sumber lain;
b. Perguruan tinggi memfasilitasi dan mengupayakan agar penerima Bidikmisi lulus tepat waktu dengan prestasi yang optimal;
c. Perguruan tinggi mendorong mahasiswa penerima Bidikmisi untuk terlibat di dalam kegiatan ko dan ekstra kurikuler serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk pembinaan karakter dan atau kecintaan kepada bangsa dan negara;
d. Perguruan tinggi membuat perjanjian atau kontrak dengan mahasiswa penerima Bidikmisi yang memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak diantaranya
1. Jaminan periode dan tanggal penyaluran bantuan biaya hidup.
2. Kepatuhan terhadap tata tertib kehidupan kampus.
3. Memenuhi standar minimal IPK yang ditetapkan perguruan tinggi.
4. Hal hal lainnya yang relevan.


C. Penyaluran Dana


1. Dana untuk mahasiswa lama (on-going) PTN, untuk 12 bulan dialokasikan melalui DIPA masing-masing PTN.
2. Pengalokasian dana untuk mahasiswa baru PTN, untuk 1 (satu) semester gasal dilakukan melalui DIPA masing-masing PTN setelah diketahui kuota definitif.
3. PTN melalui pengajuan ke KPPN, menyalurkan bantuan biaya hidup kepada mahasiswa per bulan atau maksimal 3 (tiga) bulan terhitung dari awal kalender akademik yang diberikan/di transfer pada awal periode penyaluran melalui rekening bank yang ditunjuk. PTN berkewajiban memfasilitasi pembuatan rekening untuk masing masing penerima;
4. Penyaluran bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan disalurkan ke rekening PTN sesuai pengajuan PTN ke KPPN;
5. Pada kondisi tertentu PTN/KPPN dapat menyalurkan dana bantuan tidak sesuai dengan butir (3) di atas, dengan pemberitahuan kepada Ditjen Dikti;
6. Dana untuk mahasiswa lama (on-going) dan baru PTS, dialokasikan dan disalurkan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti.
7. Semua penggunaan dana harus dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi


D. Penghentian Bantuan


Perguruan tinggi dapat menerbitkan ketentuan khusus tentang penghentian pemberian bantuan. Secara umum pemberian bantuan dihentikan apabila mahasiswa penerima:

1. Telah menyelesaikan studi.
2. Cuti karena sakit atau alasan lain yang ditentukan oleh perguruan tinggi
a. Dihentikan bantuannya dan digantikan dengan mahasiswa lain yang satu angkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
b. Khusus mahasiswa yang cuti karena sakit, perguruan tinggi harus mencarikan beasiswa/bantuan lain sebagai pengganti apabila mahasiswa tersebut telah aktif kembali.
3. Skorsing
Mahasiswa Bidikmisi yang melanggar peraturan akademik dan atau melanggar tata kehidupan kampus dan dikenakan sanksi skorsing minimum 1 (satu) semester, maka diberhentikan bantuannya dan digantikan dengan mahasiswa lain satu angkatan yang memenuhi persyaratan untuk menerima Bidikmisi sejak keputusan ditetapkan.
4. Drop Out
Mahasiswa Bidikmisi yang karena alasan tertentu dikeluarkan sebagai mahasiswa oleh Perguruan Tinggi, maka bantuan Bidikmisinya dihentikan dan digantikan dengan mahasiswa lain yang seangkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
5. Non Aktif
Mahasiswa Bidikmisi yang tidak mengikuti kegiatan akademik sesuai aturan perguruan tinggi dan atau tidak melakukan daftar ulang/her-registrasi, maka dihentikan bantuannya dan digantikan dengan mahasiswa lain yang satu angkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
6. Hal khusus
a. Mahasiswa Bidikmisi yang terbukti memberikan keterangan data diri yang tidak benar setelah diterima di perguruan tinggi (merupakan pelanggaran berat), maka mahasiswa yang bersangkutan dikeluarkan dari perguruan tinggi dan digantikan dengan mahasiswa lain yang seangkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
b. Mahasiswa Bidikmisi yang mengundurkan diri, maka bantuan Bidikmisinya diberikan kepada mahasiswa lain yang seangkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
c. Mahasiswa Bidikmisi yang meninggal dunia, maka haknya sampai hari dimana mahasiswa yang bersangkutan meninggal diberikan kepada keluarga/ahli warisnya, kemudian bantuan Bidikmisinya diberikan kepada mahasiswa lain yang seangkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
d. Mahasiswa Bidikmisi yang lulus kurang dari masa studi yang ditetapkan (mahasiswa Program Sarjana/Diploma IV yang lulus kurang dari 8 (delapan) semester dan mahasiswa Program Diploma III yang lulus kurang dari 6 (enam) semester), maka bantuan Bidikmisi yang bersangkutan diberikan kepada mahasiswa lain yang seangkatan dan memenuhi persyaratan penerima Bidikmisi.
e. Bantuan Bidikmisi dihentikan pada saat mahasiswa penerima Bidikmisi telah sampai dengan batas waktu yang ditetapkan, dan selanjutnya mahasiswa yang bersangkutan harus mengupayakan sendiri biaya pendidikan dan biaya hidupnya.
f. Pengalihan atau penggantian mahasiswa penerima Bidikmisi dengan mahasiswa lain yang seangkatan dan memenuhi syarat sifatnya melanjutkan bukan mulai dari awal.
g. Penggantian penerima dilaporkan ke Ditjen Dikti melalui Sistem Informasi yang sudah disediakan.


E. Pelanggaran dan Sanksi


Hal-hal yang termasuk pelanggaran peraturan Bidikmisi adalah sebagai berikut:

1. Telah memberikan keterangan yang tidak benar baik secara lisan atau tertulis;
2. Melakukan pemalsuan dokumen pendukung pendaftaran;
3. Mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi karena diterima pada perguruan tinggi lain;
4. Terbukti tidak memenuhi syarat sebagai penerima Bidikmisi;


Sanksi yang diberikan dapat berupa:

1. Teguran tertulis kepada pendaftar dan satuan pendidikan dari instansi terkait apabila terbukti melakukan pelanggaran butir (1), (2), (3) dan (4). Surat tembusan akan dikirimkan pada Kepala Daerah Kab / Kota dan Propinsi. Satuan pendidikan yang akan dikenakan pembatasan hak pendaftaran pada seleksi nasional atau seleksi mandiri pada tahun berikutnya

2. Pencabutan status lulusan seleksi masuk PTN/PTS terhadap calon yang terbukti melakukan pelanggaran butir (1) dan (2).
3. Pembatalan pemberian serta pengembalian bantuan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup kepada negara terhadap penerima Bidikmisi yang terbukti melakukan pelanggaran butir (1), (2), (3) dan (4). Sanksi ini juga berlaku pada penerima Bidikmisi tahun sebelumnya yang didapati melanggar.



Read more

Persyaratan dan Kuota Bidikmisi 2013

0 comments
Jumlah penerima Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) akan ditingkatkan dari 92.000 mahasiswa penerima menjadi 150.000 mahasiswa pada 2013. Penambahan jumlah penerima beasiswa ini agar semakin banyak mahasiswa miskin yang bisa berkuliah di perguruan tinggi negeri. Dalam list Perguruan Tinggi (PT) penyelenggara bidikmisi yang nantinya akan ditampilkan di situs Snmptn ini, akan tergambar bahwa dari sejumlah 97 PT terdapat penambahan sekitar 50.000 penerima bantuan pendidikan ini, dimana data kuota pada ditjen dikti akan direalokasi sesuai kebutuhan.

Menurut Mendikbud, saat diluncurkan pada 2010, jumlah penerima beasiswa Bidik Misi baru 20.000 orang. Masing-masing mahasiswa menerima Rp 400.000 untuk biaya kuliah dan Rp 600.000 per bulan untuk biaya hidup.

Persyaratan dan Kuota Bidikmisi 2013

Berikut kami samapaikan sejumlah Persyaratan dan Kuota Bidikmisi 2013:

A. Persyaratan Calon Penerima


Persyaratan untuk mendaftar tahun 2013 adalah sebagai berikut:

1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2013;
2. Lulusan tahun 2012 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut:
a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan
yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.


b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.


B. Kuota Mahasiswa Baru


1. Alokasi kuota mahasiswa baru setiap tahun diusulkan oleh PTN untuk dinilai dan ditetapkan oleh Ditjen Dikti.
2. Penilaian pada butir (1) dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya dan/atau jumlah mahasiswa di PTN, jenis dan status akreditasi program studi serta pertimbangan lainnya.
3. Distribusi kuota di PTN meliputi seluruh program studi sesuai peminatan calon mahasiswa.
4. Hasil distribusi masing-masing program studi yang akan diterima melalui pola Seleksi Nasional atau Seleksi Mandiri ditetapkan oleh masing-masing PTN melalui Surat Keputusan Rektor/Direktur/Ketua dan dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud,
5. Kuota untuk PTS termasuk penentuan program studi dilakukan oleh Ditjen Dikti bersama Kopertis Wilayah dengan kriteria khusus.


Read more

Organisasi Pelaksana Bidikmisi 2013

0 comments
Bidikmisi 2013 merupakan Program Pemerintah yang ditangani oleh Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkedudukan sebagai Ketua Pengarah dibantu oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah, dan Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian.

Sedangkan perguruan tinggi penyelenggara program Bidikmisi adalah perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama. Berikut adalah Organisasi Pelaksana Bidikmisi 2013 :

Panitia Bidikmisi 2013

A. Penyelenggara


Penyelenggara program Bidikmisi adalah seluruh perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta terpilih di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

B. Pengelola Pusat


1. Pengarah

a. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Ketua);
b. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi;
c. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah;
d. Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian.


2. Penanggung Jawab Program

a. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdikbud (Koordinator);
b. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi;
c. Direktur Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Menengah.
d. Direktur Pembinaan SMK Ditjen Pendidikan Menengah.


3. Tim Pelaksana

a. Kepala Subdit Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti (Ketua);
b. Wakil pimpinan bidang akademik dan atau kemahasiswaan perguruan tinggi yang ditunjuk;
c. Tim Ahli Bidang Akademik dan atau Kemahasiswaan;
d. Tim Teknologi Informasi dan Komunikasi;
e. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK);
f. Bendahara Pengeluaran;


4. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Pengelola Pusat

a. Menyusun rancangan program dan atau Pedoman Penyelenggaraan serta ;
b. Merencanakan dan melakukan sosialisasi;
c. Mengembangkan dan mengelola layanan informasi dan pendaftaran on-line;
d. Menyusun Petunjuk Teknis Pengelolaan Akademik dan Keuangan;
e. Menetapkan kuota mahasiswa baru;
f. Menyalurkan dana mahasiswa baru;
g. Menyiapkan dan melatih Tim Pelaksana PT;
h. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi;
i. Memberikan pelayanan pengaduan dan memantau perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan;
j. Menyusun laporan pelaksanaan.


C. Pengelola Perguruan Tinggi


1. Penanggungjawab

a. Rektor/Ketua/Direktur perguruan tinggi penyelenggara;
b. Wakil/Pembantu Rektor/Ketua/Direktur bidang akademik dan atau kemahasiswaan.


2. Pelaksana

a. Kepala Biro/Lembaga/Direktur Akademik dan atau Kemahasiswaan yang ditunjuk;
b. Kepala bagian bidang akademik dan atau kemahasiswaan yang ditunjuk;
c. Tim yang ditunjuk oleh Penanggungjawab perguruan tinggi;
d. Tim Teknologi Informasi dan Komunikasi;
e. Pejabat Pembuat Komitmen yang relevan;
f. Bendahara Pengeluaran.


3. Tugas dan Tanggung Jawab

a. Sosialisasi program terutama ke sekolah di wilayahnya;
b. Koordinasi pendataan (memverifikasi data calon penerima);
c. Menetapkan penerima melalui surat keputusan Rektor/Ketua/Direktur dan penetapan melalui sistem informasi manajemen;
d. Melaporkan perubahan data penerima paling lambat setiap semester;
e. Mencairkan dan menyalurkan dana ke penerima;
f. Melaporkan data prestasi mahasiswa ke dalam sistem informasi;
g. Monitoring dan evaluasi internal;
h. Pelayanan dan penanganan pengaduan pemangku kepentingan;
i. Penyusunan laporan pelaksanaan program dan keuangan.


Read more

Panduan Program Bidikmisi 2013

0 comments
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Dikti-Depdiknas) atau Kemdikbud di awal tahun 2010 meluncurkan program bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi. Program tersebut selanjutnya kita kenal dengan nama Bidikmisi yang berarti program bantuan berupa biaya pendidikan yang diberikan pada mahasiswa baru yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik. Proses perekrutan Bidikmisi dimulai sebelum pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Dengan demikian, program ini mempunyai misi untuk menghidupkan harapan bagi masyarakat kurang mampu dan mempotensi akademik memadai untuk dapat menempuh pendidikan sampai ke jenjang pendidikan tinggi.

Sekitar 20.000 beasiswa kuliah bagi lulusan SMA sederajat yang berasal dari keluarga tidak mampu mulai disalurkan Januari 2010. Pemerintah menggandeng 83 perguruan tinggi negeri Departemen Pendidikan Nasional dan 22 perguruan tinggi negeri Departemen Agama menjadi tempat kuliah pilihan mahasiswa.Program Bidikmisi 2013

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal, menjelaskan bahwa program yang dinamakan Beasiswa Bidik Misi itu terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK/Paket C tahun 2010. Mereka bisa memilih kuliah di program diploma dan sarjana di semua PTN. Kuota beasiswa ditetapkan berdasarkan jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahun atau jumlah total mahasiswa di perguruan tinggi tersebut.

Guna menyukseskan beasiswa yang ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat miskin ke pendidikan tinggi, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Depdiknas sudah menandatangani nota kesepahaman tentang Program Beasiswa Bidik Misi bersama dengan para rektor, direktur, dan ketua perguruan tinggi negeri. Beasiswa yang ditujukan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi itu besarnya Rp 5 juta per semester per orang.

Bidikmisi sebagai suatu program bantuan merupakan bagian dari rencana kerja 100 Hari Menteri Pendidikan Nasional yang dicanangkan pada tahun 2010. Perguruan tinggi yang mendapat bantuan Bidikmisi yaitu perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama. Pada tahun 2011 mahasiswa baru penerima Bidikmisi bertambah menjadi 30.000 di 117 perguruan tinggi negeri dengan adanya tambahan anggaran dari APBN-Perubahan. Pada tahun 2012 ini Bidikmisi dilanjutkan dikembangkan menjadi 30.000 calon mahasiswa penerima yang diselenggarakan di 87 perguruan tinggi negeri dibawah Kemdikbud dan program Bidikmisi yang dikelola oleh Kementerian Agama.

Bantuan yang diberikan dalam program ini terdiri atas Bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa sekurang-kurangnya sebesar Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) per bulan yang ditentukan berdasarkan Indeks Harga Kemahalan daerah lokasi PTN dan Bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan yang dikelola PTN sebanyak-banyaknya Rp2.400.000,00 (dua juta empat ratus ribu rupiah) per semester per mahasiswa.

Untuk tahun akademik 2013/2014, Pemerintah berencana meingkatkan penerima Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) dari 92.000 mahasiswa penerima menjadi 150.000 mahasiswa pada 2013. Penambahan jumlah penerima beasiswa ini agar semakin banyak mahasiswa miskin yang bisa berkuliah di perguruan tinggi negeri.

Oleh karena itu bagi anda yang tertarik dengan Program Bidikmisi kami sampaikan gambaran umumnya :

Seleksi PTN yang difasilitasi:


  1. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
  2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
  3. Seleksi lokal (mandiri) masuk Perguruan Tinggi Negeri (difasilitasi 1 Perguruan Tinggi)


Pembiayaan


Bidikmisi memberikan fasilitas kepada penerima program ini sebagai berikut:

  1. Bantuan biaya hidup sesedikitnya sebesar Rp600.000 rupiah per bulan yang diberikan pada penerima langsung
  2. Bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan sebesar besarnya Rp400.000 rupiah per bulan yang dikelola oleh perguruan tinggi untuk membebaskan biaya pendidikan.
  3. Biaya kedatangan pertama (resettlement) yang diberikan 1 kali pada semester 1.

Bantuan biaya hidup diberikan setiap bulan atau maksimal 3 bulan didepan kepada penerima dengan teknis yang diatur masing masing perguruan tinggi negeri.

Persyaratan


Persyaratan pendaftaran program Bidikmisi 2013 adalah sebagai berikut

  1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2013;
  2. Lulusan tahun 2012 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing PTN;
  3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
  4. Kurang mampu secara ekonomi sebagai berikut:
    a. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 setiap bulan;
    b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp600.000,00 setiap bulannya; dan
    c. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
  5. Pertimbangan khusus diberikan kepada pendaftar yang memenuhi persyaratan 1 s.d. 4, serta mempunyai prestasi ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler paling rendah peringkat ke-3 di tingkat kabupaten/kota atau prestasi non kompetitif lain yang tidak ada pemeringkatan (minimal ketua organisasi siswa sekolah/OSIS);
  6. Potensi akademik dan prestasi yang dimaksud pada butir 5 dan 6 dinyatakan dengan rekomendasi Kepala Sekolah/Madrasah atau Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id


Prosedur pendaftaran


Prosedur pendaftaran program Bidikmisi 2013 adalah sebagaimana dijelaskan sebagai berikut
Tahapan pendaftaran program Bidikmisi adalah sebagai berikut:

  1. Sekolah melakukan pendaftaran pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/daftar dan ikuti petunjuk pendaftaran yang tertera
  2. Sekolah akan mendapatkan kode akses yang akan diverifikasi paling lama 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
  3. Sekolah menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang sudah diverifikasi pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/login


  4. Sekolah mengisi data yang dibutuhkan mulai data unas, prestasi murid dalam sekolah, daftar siswa yang akan lulus 2013 dan sudah lulus 2012 dan merekomendasikan yang memenuhi persyaratan program Bidikmisi


  5. Siswa mendaftar bidikmisi melalui http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/siswa/login dan mengisi data sesuai petunjuk di dalam sistem pendaftaran


  6. Siswa yang sudah sampai pada tahapan memilih seleksi akan mendapatkan PIN yang jika diminta dapat digunakan pada laman pendaftaran seleksi masuk


Persiapan dokumen yang harus disiapkan oleh masing masing pendaftar program Bidikmisi:
  1. Kartu dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang bisa dicetak seusai ujian nasional di sistem pendaftaran Bidikmisi
  2. Surat keterangan miskin dari desa/kelurahan setempat, dalam hal tidak memiliki akses terhadap desa/kelurahan bisa diganti dengan surat keterangan dari rt/rw/tokoh masyarakat.
  3. Surat keterangan gaji (khusus pegawai negeri/swasta) atau surat pernyataan dari orang tua (khusus pegawai informal/wiraswasta) yang mencantumkan rata rata pendapatan selama 6 bulan terakhir dari ayah dan ibu.
  4. Fotokopi tagihan listrik, tagihan air, tagihan internet, bukti pembayaran PBB bila ada untuk 3 bulan terakhir. Dalam hal listrik, air dan internet dipakai bersama agar ditambahkan surat keterangan estimasi pengeluaran bulanan.
  5. Bukti bukti prestasi yang dicantumkan dalam bentuk sertifikat / foto piala yang mencantumkan nama dan diperkuat dengan surat keterangan dari sekolah.
  6. Surat keterangan / dokumen / ijasah dari kepada sekolah tentang kelulusan jenjang pendidikan sebelumnya.
  7. Fotokopi raport / laporan hasil studi dari semester 1
Semua dokumen tidak perlu dikirimkan ke Perguruan Tinggi (PT) yang dilamar, hanya perlu dibawa pada saat pendaftaran ulang mahasiswa. Hal ini berlaku kecuali ditentukan lain oleh PT Terkait. Pendaftaran Seleksi masuk: Seusai mendaftar Bidikmisi, peminat harus mendaftar seleksi masuk perguruan tinggi. Diantaranya SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Lokal (Mandiri) Pendaftar Bidikmisi agar mengikuti ketentuan dan prosedur yang ditetapkan oleh masing masing seleksi tersebut. Mengikuti Seleksi masuk: Peserta yang sudah terdaftar akan diseleksi sesuai dengan ketentuan masing masing seleksi masuk, dan jika lulus seleksi masuk, dapat melakukan daftar ulang dengan ketentuan panitia seleksi masuk dan Bidikmisi Pendaftaran Ulang Program Bidikmisi: Peserta yang lulus seleksi masuk (SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri) agar membawa dokumen yang disyaratkan panitia seleksi masuk dan program Bidikmisi.

Yang Perlu Diketahui Dalam Program Bidikmisi:

Berikut ini hal hal yang perlu anda ketahui tentang program Bidikmisi
  1. Pendaftaran program Bidikmisi bebas biaya, baik biaya daftar, biaya seleksi dan biaya biaya lainnya. Anda wajib melaporkan pihak yang masih memungut biaya dalam program ini ke bidikmisi@dikti.go.id untuk kami tindak tegas
  2. Bidikmisi membebaskan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri
  3. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, bukan seleksi masuk sehingga peserta harus lulus seleksi masuk perguruan tinggi negeri untuk mendapat program Bidikmisi
  4. Sekolah wajib memfasiltiasi rekomendasi program Bidikmisi, jika ada sekolah yang tidak memfasilitasi bisa dilaporkan ke bidikmisi@dikti.go.id untuk kami koordinasikan.
  5. Kecurangan dalam hal rekomendasi, seleksi dan verifikasi bidikmisi akan secara langsung merugikan pendaftar lainnya. Jika dijumpai hal hal seperti yang sudah disebutkan agar melaporkan ke bidikmisi@dikti.go.id

Panitia Pelaksana Bidikmisi 2013 dapat dihubungi melalui media resmi sebagai berikut:
1. email : bidikmisi@dikti.go.id
2. facebook : http://facebook.com/program.bidik.misi
3. twitter : http://twitter.com/bidikmisi
4. helpdesk : http://bidikmisi.dikti.go.id/bantuan
5. Chat resmi : laman website http://bidikmisi.dikti.go.id
Demikian info Bidikmisi 2013 semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!
Read more
Sunday, February 24, 2013

Alamat Kantor Informasi Snmptn 2013

0 comments
Kantor Informasi Snmptn 2013 atau Call center Snmptn 2013 merupakan suatu kantor informasi yang terpusat yang digunakan untuk tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah besar permintaan calon mahasiswa atau orang-tuanya melalui telepon dan layanan lainnya seperti surat elektronik (e-mail). Alamat Call centre Snmptn 2013 tidak melulu berpusat di alamat Panitia SNMPTN 2013, Jl.Tamansari No.64 Bandung. Namun terdapat dan tersebar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri yang mengikuti Snmptn 2013.

Selain melayani pengiriman dan permintaan informasi dengan telepon, juga bisa dilakukan dengan mengirim surat elektronik (e-mail), bahkan untuk beberapa PTN diberikan juga no. ponsel panitia yang bertugas. Semua itu bertujuan untuk memudahkan para peserta Snmptn dalam berbagai proses Snmptn. Berikut kami sampaikan Daftar lengkap alamat Call Center Snmptn 2013, selamat menyimak!



Alamat Kantor Informasi Snmptn 2013


No. PTN No. Tel. Email
1.UNIVERSITAS SYIAH KUALA0811689875cut_afitri@yahoo.co.id
2.UNIVERSITAS MALIKUSSALEH082362444788, 087813271200muhammadab91@gmail.com
3.UNIVERSITAS SUMATERA UTARA061-8211266, 061-8218387bisru.humas@yahoo.com
4.UNIVERSITAS NEGERI MEDAN061-6613276 ext.112tappilrambe98@gmail.com
5.UNIVERSITAS RIAU0761-63266, 08126823531humasunivesitasriau@yahoo.com
6.UNIVERSITAS ANDALAS081363024210humas.unand@gmail.com
7.UNIVERSITAS NEGERI PADANG08126628578, 08126604490amril.amir23@yahoo.co.id
8.UNIVERSITAS JAMBI0741-582625jul.andayani@yahoo.com
9.UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI0771-7001550humas_snmptn_umrah@yahoo.com
10.UNIVERSITAS BENGKULU0736-21170 ext. 132 & 199suharyanto_wp@yahoo.com
11.UNIVERSITAS SRIWIJAYA0711-8610405, 081278344111zuldahlan@unsri.ac.id
12.UNIVERSITAS LAMPUNG082183186483humas.snmptnunila@gmail.com; humassnmptn@unila.ac.id
13.UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG0717-422145, 0717-421303kuncoro@ubb.ac.id
14.UNIVERSITAS INDONESIA021-29972200penerimaan@ui.ac.id; humas-ui@ui.ac.id
15.UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA021-47882394, 021-4898486widya_parimita@yahoo.com
16.INSTITUT PERTANIAN BOGOR0251-8425635admin@ipb.ac.id
17.UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA08179998443atiar23@ymail.com
18.INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG022-2511205, 022-2503147 ext.12111,12113 , 022-2508519humas@pusat.itb.ac.id
19.UNIVERSITAS PADJADJARAN022-2533737, 022-84288866humas@unpad.ac.id
20.UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA022-72250000, 022-72260000, 022-72270000humas@upi.edu; pmb@upi.edu
21.UNIVERSITAS DIPONEGORO0274-460041, 0274-465403, 0274-465404 (fax)mahawiraputra@gmail.com
22.UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG024-8508093rumahbaca@yahoo.com
23.UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN0281-7633991, 0281-7633992info@unsoed.ac.id
24.UNIVERSITAS SEBELAS MARET0271-634880tunjung_ws@yahoo.co.id
25.UNIVERSITAS GADJAH MADA0274-6491808, 0274-551222umugm@ugm.ac.id
26.UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA0274-520325humas@uny.ac.id; efendianwar@ymail.com
27.UNIVERSITAS AIRLANGGA031-5048654, 031-5038352hadi_unair@yahoo.com
28.INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOVEMBER031-5994251-53 ext 1012baak@its.ac.id
29.UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA087854806254suyatno_master@yahoo.com
30.UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA031-3011146, 081234565461khorosid@yahoo.com
31.UNIVERSITAS BRAWIJAYA0341-575754ppid@ub.ac.id
32.UNIVERSITAS NEGERI MALANG0341-565979 ext. 152kariyoto@um.ac.id
33.UNIVERSITAS JEMBER0331-330224 ext.317 & 338humas@unej.ac.id
34.UNIVERSITAS UDAYANA0361-704845humas@unud.ac.id
35.UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA0362-22570agus_supradnyan@yahoo.co.id
36.UNIVERSITAS MATARAM0370-633007edeng137@yahoo.com
37.UNIVERSITAS NUSA CENDANAbaakpsi.undana@yahoo.com
38.UNIVERSITAS TANJUNGPURA0561-740189 , 085752443272, 082157980946idafitria60@gmail.com
39.UNIVERSITAS PALANGKARAYA0536-3220447bettysurya@yahoo.co.id
40.UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT0511-3305195frobby@unlam.ac.id
41.UNIVERSITAS MULAWARMAN0541-749343ihwan@unmul.ac.id
42.UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN085248708866, 085247135085, 08125557613nurul_hidayat24@yahoo.co.id; nurul_hidayat@borneo.ac.id
43.UNIVERSITAS SAM RATULANGI081340074360kaligis.david@yahoo.co.id
44.UNIVERSITAS NEGERI MANADO0431-321779dennymaukar@mail.unima.ac.id
45.UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO0435-8740885oelvan_03@yahoo.co.id, firdaus@ung.ac.id
46.UNIVERSITAS TADULAKOeltakbirav@yahoo.com; nawir@untad.ac.id
47.UNIVERSITAS HALUOLEOalimmarhadi@yahoo.co.id
48.UNIVERSITAS HASANUDDIN0411-586006miqsul@yahoo.com
49.UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR0411-868879jalal.mulbar@yahoo.com
50.UNIVERSITAS KHAIRUN0921-3110904,Fax. 0921-3110901, 0921-3110906kadridaud@yahoo.com.sg; kdunkhair@gmail.com
51.UNIVERSITAS PATTIMURA0911-322627, 081343008409jpagaya@yahoo.com
52.UNIVERSITAS CENDERAWASIH081380548570rumintasilalahi@yahoo.com
53.UNIVERSITAS NEGERI PAPUA08124858232skaramang3@gmail.com
54.UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE085244056413, 085244676900, 081248972107edoms.unmus@yahoo.co.id; phiuluk@gmail.com; ka_bakk@unmus.ac.id
55.UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU0761-562223donnyhendrasukmana@gmail.com
56.UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA021-7401925 ext.1829ifenkarifians@yahoo.co.id
57.UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG081214077259erihadiana@gmail.com
58.UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA0274-512474, 0274-589621, 0274-558254humas@uin-suka.ac.id; rtm_maharani@yahoo.com
59.IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA031-8410298humas@sunan-ampel.ac.id; iainsurabaya@kemenag.go.id
60.UIN MALIK IBRAHIM MALANG0341-570887snmptn13_uinmaliki@yahoo.com
61.UIN SULTAN ALAUDDIN MAKASSAR0411-82214000antohumasuin99@yahoo.co.id
62.UIN WALISONGO(024) 7604554humas@walisongo.ac.id / humaswalisongo@yahoo.co.id


Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana:


  • Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041450450.
  • Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  • Alamat Panitia SNMPTN 2013: Direktorat Pendidikan, Gedung Rektorat ITB lantai 4, Jl.Tamansari No.64 Bandung 40116. Telp/Fax. (022) 2530689.


Demikian informasi Kantor Informasi Snmptn 2013 kami publikasikan pada anda. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!




Read more

Prakiraan Passing Grade Sbmptn 2013

0 comments
Passing Grade bisa diartikan sebagai nilai minimum yang harus didapatkan untuk bisa lulus ujian. Nilai kelulusan untuk program ujian ditentukan melalui proses pengaturan standar. Secara resmi memang perguruan tinggi tidak memberikan batasan minimal nilai yang harus dicapai untuk menentukan kelulusan seorang calon mahasiswa di sebuah perguruan tinggi. Akan tetapi sebuah perkiraan passing grade masih tetap dibutuhkan agar seorang peserta Sbmptn misalnya, bisa memperkirakan capaian skor yang harus diraih agar lolos PTN via Sbmptn 2013.



Berikut kami berikan gambaran umum prakiraan Passing Grade di PTN peserta Sbmptn 2013 yang disusun oleh team snmptn.or.id :

Program IPA:


  1. Teknik Elektro, Teknik, Teknik Informatika | sekitar 65%
  2. Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Fisika, dan Teknik Penerbangan | kira 60-63%
  3. Farmasi, Teknik Arsitektur, Teknik Lingkungan, Teknik Planologi, Teknik Kelautan, Teknik Material, Teknik Pertambangan, Teknik Perminyakan | kira-kira 56-58%
  4. Teknik Geologi, Teknik Geodesi, Teknik Geofisika, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Geofisika | kira-kira 54-55%
  5. Fakultas Kedokteran Unpad, UI, UGM, Undip, Unair, USU, Unibraw/UB, Unud, dll | kira-kira 58% sedangkan FK Unhas dan Unsri kira-kira 54%
  6. Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Industri Pertanian, Budidaya Perairan khususnya di IPB Bogor | 59%, untuk jurusan-jurusan pertanian lainnya sekitar 37-54% terutama di Unpad, UGM, Unibraw, Unhas

Program IPS:


  1. Manajemen, Akuntansi (UI, UGM, Unpad) | sekitar 61%
  2. Ekbang, HI, Fikom (UI, UGM, Unpad) | sekitar 58%
  3. Jurusan-jurusan Sastra | sekitar 36-52%
  4. Jurusan IPS di Universitas Pendidikan (seperti UPI, UNJ, dll) | sekitar 37-50%


Demikian informasi Sbmptn 2013 kami publikasikan pada anda. Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Copyright © 2013 snmptn.or.id all rights reserved


Read more
Friday, February 22, 2013

Sbmptn UPI

0 comments
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung 2013 dilaksanakan melalui Seleksi Nasional, Seleksi Bersama, dan Mandiri. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berupa penjaringan prestasi akademik. Kepala Sekolah wajib mengisi data sekolah dan siswanya melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) melalui website http://pdss.snmptn.ac.id. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilaksanakan secara tertulis bersama-sama dengan perguruan tinggi negeri lainnya. Seleksi Mandiri (SM-UPI) dilaksanakan secara tertulis oleh UPI. Informasi lengkap tentang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri dapat dilihat pada website: http://www.snmptn.ac.id dan seleksi mandiri UPI pada website http://upi.edu dan http://pmb.upi.edu

Jadwal


A. SNMPTN

Pengisian PDSS : 17 Desember 2012 - 11 Februari 2013 dan selenjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester
Pendaftaran secara online : 1 Februari sd 8 Maret 2013
Proses seleksi : 9 Maret – 27 Mei 2013
Pengumuman hasil seleksi : 28 Mei 2012
Update data online : 30 Mei -1 Juni 2013
Pembayaran biaya Pendidikan : 4 – 7 Juni 2013
Registrasi : 11 dan 12 Juni 2013 (Bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Tulis SBMPTN)


B. SBMPTN

1. Pendaftaran : Jadwal belum ditentukan

2. Pelaksanaan Ujian Tulis : Jadwal belum ditentukan

3. Pelaksanaan Ujian Keterampilan : Jadwal belum ditentukan

4. Pengumuman Kelulusan : Jadwal belum ditentukan

5. Update data online : Jadwal belum ditentukan

6. Registrasi

Pembayaran Biaya Pendidikan : Jadwal belum ditentukan
Registrasi Akademik : Jadwal belum ditentukan

C. Seleksi Mandiri

a. Jalur Tertulis untuk Program Studi Jenjang S1 & D3

1. Pendaftaran dilakukan secara online : Jadwal belum ditentukan

2. Pelaksanaan Ujian Tulis : Jadwal belum ditentukan

3. Pelaksanaan Ujian Keterampilan : Jadwal belum ditentukan

4. Pengumuman Kelulusan : Jadwal belum ditentukan

5. Updata data online : Jadwal belum ditentukan

6. Registrasi
Pembayaran Biaya Pendidikan : Jadwal belum ditentukan
Registrasi Akademik : Jadwal belum ditentukan


b. Jalur Penjaringan Prestasi Akademik (PPA) Mandiri Program Studi Jenjang Diploma (D3 )

1. Pendaftaran : 1 Pebruari - 8 Maret 2013 (Cap Pos paling lambat)

2. Proses seleksi : 9 Maret – 27 Mei 2013

3. Pengumuman hasil seleksi : 28 Mei 2012

4. Update data online : 30 Mei -1 Juni 2013

5. Registrasi

Pembayaran biaya Pendidikan: 4 – 7 Juni 2013
Registrasi akademik : 11 dan 12 Juni 2013 (Bertepatan dengan

pelaksanaan Ujian Tulis SBMPTN)

D. Bidikmisi

Seleksi Mahasiswa Bidikmisi mengikuti sistem yang ditetapkan secara nasional

1. Pendaftaran oleh sekolah : 12 Desember 2012 – 6 Maret 2013

2. Pendaftaran oleh Siswa : Mulai 1 Januari

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada http://bidikmisi.dikti.go.id
Sumber : Panitia PMB Upi Terpadu

Metode seleksi SBMPTN menggunakan tes tertulis dan tes keterampilan sebagai sistem penilaian. Teknis SBMPTN baru akan dirumuskan oleh tim panitia Ad Hoc SNMPTN pusat dan akan disosialisasikan pada Februari 2013 mendatang. Sistem tes mandiri akan diberikan pada masing-masing PTN.

Pada tahun ini, PTN wajib menerima minimal 60% peserta didiknya melalui SNMPTN. Sedangkan sisanya disesuaikan dengan kebijakan dari masing-masing PTN, dapat melalui SBMPTN maupun ujian mandiri.

Demikian informasi Sbmptn UPI 2013 kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan kami berharap anda sukses! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Copyright © 2013 Snmptn.or.id all rights reserved


Read more

Sbmptn UI

0 comments
Penerimaan mahasiswa baru S1 Reguler Universitas Indonesia (UI) diintrodusir ada sekitar 2 (dua) jalur seleksi. Jalur pertama adalah Jalur Undangan/Seleksi Raport seperti Snmptn 2013 dan PPKB. Yang kedua adalah Jalur Tulis seperti SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan SIMAK UI (seleksi terpadu UI untuk berbagai jenjang dan program pendidikan yang ada di Universitas Indonesia).

Jalur Tulis baru yang bernama SBMPTN merupakan kependekan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri sebagai pengganti SNMPTN tulis, UI mengikuti Sbmptn 2013.
Sbmptn UI

Program pendidikan yang ditawarkan dalam seleksi pengganti Snmptn Tulis ini adalah S1 Reguler. Peserta yang dapat mendaftar program ini adalah lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat Tahun Akademik 2013, 2012, 2011. Sedangkan SIMAK UI adalah seleksi terpadu UI untuk berbagai jenjang dan program pendidikan yang ada di UI. Dalam 1x ujian, peserta dapat mendaftar di S1, Reguler, S1 Paralel dan Vokasi sekaligus. Sedangkan siswa yang memilih S1 Kelas Internasional, mengikuti ujian dalam waktu yang berbeda. Peserta lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat Tahun Akademik 2013, 2012, 2011 dapat mendaftar di S1 Reguler, S1 Paralel, Vokasi maupun S1 Kelas Internasional. Bagi peserta yang lulus sebelum 2011 (yakni 2010, 2009, 2008 dst.) berkesempatan mendaftar di S1 Paralel, Vokasi dan S1 Kelas Internasional. Bagi siswa/i yang berasal SMA/SMK/MA/sederajat lulus UAN atau memiliki ijasah Paket C atau mendapatkan sertifikat A Level, IB Diploma atau memiliki ijasah penyetaraan dari Departemen Pendidikan Nasional dapat mengikuti SIMAK UI.

Biaya pendidikan S1 Reguler


UI menentukan biaya pendidikan S1 Reguler UI jalur SNMPTN tidak berbeda dengan S1 Reguler jalur tulis SBMPTN dan juga sama dengan S1 Reguler SIMAK.

Biaya Pendidikan S1 Reguler 2013 bebas uang pangkal karena kebijakan UI untuk mengalokasikan beban biaya uang pangkal dari dana BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri) yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. BOPTN bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri.

Jadi Biaya Pendidikan yang dibebankan kepada mahasiswa S1 Reguler hanya terdiri dari biaya persemester BOP Berkeadilan. BOP Berkeadilan adalah Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan berdasarkan kemampuan penanggung biaya (orangtua atau wali). Skema pembiayaan untuk program studi kelompok eksakta (Kedokteran, Kedokteran Gigi, MIPA, Teknik, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi) minimal 100.000 maksimal 7.500.000. Dan untuk program studi kelompok non eksakta (Ekonomi, Hukum, ISIP, Psikologi, Ilmu Pengetahuan Budaya) minimal 100.000 maksimal 5.000.000.

Untuk jadwal kedua jalur masuk tersebut akan diinformasikan kemudian. (Sumber : Humas UI).

Demikian informasi Sbmptn UI 2013 kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan kami berharap anda sukses! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Copyright © 2013 Snmptn.or.id all rights reserved


Read more
Tuesday, February 19, 2013

Sbmptn UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

0 comments
UIN Yogyakarta atau Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam perjalanannya telah menjadi center of excellence dalam bidang ilmu-ilmu keislaman serta dijuluki sebagai feeder bagi UIN lainnya. Dalam perkembangan terakhirnya, UIN Sunan Kalijaga memiliki tujuh Fakultas, yaitu fakultas Adab, Dakwah, Syari’ah, Tarbiyah, Ushuluddin, Sains dan Teknologi, dan Ilmu Sosial serta Humaniora.

Pada tahun akademik 2013/2014 UIN Sunan Kalijaga merencanakan seleksi Calon Mahasiswa Baru dengan membuka jalur SNMPTN (S1), SBMPTN (S1), SPMB PTAIN (D3 & S1), PMB Internal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (D3 & S1), dan PMB Pascasarjana untuk Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3).

Berikut penjelasan jalur seleksi masuk UIN Yogyakarta bersumberkaan panitia admisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 2013:

Jalur Pendaftaran


Penerimaan Mahasiswa Baru Jenjang D3 dan S1:

1. SNMPTN

Jalur penerimaan mahasiswa baru yang dipersiapkan dan dikoordinasikan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Prosedur dan persyaratan jalur ini selengkapnya dapat diakses di laman snmptn.ac.id

2. SBMPTN

Jalur ini dipersiapkan dan dikoordinasikan oleh Majlis Rektor Perguruan Tinggi Negeri se Indonesia. Prosedur dan persyaratan jalur ini selengkapnya dapat diakses di laman sbmptn.or.id

3. SPMB-PTAIN

Jalur penerimaan mahasiswa baru yang dikelola dan dikoordinasikan oleh Panitia Pusat SPMB Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) dibawah naungan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama.Prosedur dan persyaratan jalur ini selengkapnya dapat diakses di laman spmb-ptain.ac.id

4. Reguler

Jalur penerimaan mahasiswa baru bagi lulusan MA/SMA/SMK dan yang sederajat, yang dikelola langsung oleh UIN Sunan Kalijaga.

5. Mandiri

Jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru swadana bagi lulusan MA/SMA/SMK dan yang sederajat, yang memiliki kemampuan finansial namun tetap melalui seleksi akademik. Jalur ini hanya dibuka untuk Prodi Teknik Informatika (TI) Fakultas Sains dan Teknologi dan Prodi Keuangan Islam (KUI) Fakultas Syariah dan Hukum.

Jadwal Pendaftaran / Penerimaan Mahasiswa Baru Jenjang S2 dan S3 belum ditentukan oleh panitianya.

Demikian informasi Sbmptn UIN Sunan Kalijaga 2013 kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan kami berharap anda sukses! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Copyright © 2013 Snmptn.or.id all rights reserved


Read more

Sbmptn Undip

0 comments
Undip atau Universitas Diponegoro berusaha mewujudkan Visi 2020 dimana pada tahun 2020, Undip merupakan Universitas Riset yang Unggul. Oleh karena itu UNDIP senantiasa berusaha menjadi universitas nasional yang dikenali dan terakreditasi secara internasional sebagai universitas riset. Program ini sesuai dengan tantangan era globalisasi saat ini. Era globalisasi memerlukan institusi pendidikan tinggi yang berkualitas tinggi untuk dapat menunjang pencapaian dalam kompetisi global yang sangat cepat perkembangannya.

Pada tahun akademik 2013/2014 Undip Semarang akan menerima mahasiswa baru dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) sebanyak 50 persen, Undip juga akan menerima dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 30 persen, dan jalur ujian mandiri (UM) sebanyak 20 persen.

Undip sepenuhnya akan mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam sistem seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri tersebut. Menurut Rektor Undip, Sudharto P Hadi bahwa kenaikan porsi jalur undangan yang sekarang disebut Penjaringan Prestasi Akademik (PPA) menunjukkan pengakuan perguruan tinggi negeri termasuk Undip terhadap hasil belajar siswa SLTA. (Jumpa pers SNMPTN 2013, senin malam (10/12) di Jakarta).

Ia menjelaskan SBMPTN 2013 merupakan program ujian masuk secara tertulis yang diselenggarakan Undip bersama 61 PTN lainnya. Berkaitan dengan kebijakan Undip untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang tidak mampu dalam penerimaan tahun 2013 sebanyak 20 persen akan diterima mahasiswa dari golongan miskin tersebut. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negri (SNMPTN) pada tahun ini akan difokuskan melalui penjaringan dengan melihat prestasi akademik ketika di SMU mulai dari kelas X, XI, dan XII serta dalam proses pendafataran tidak dipungut biaya atau gratis.

Jalur-jalur Seleksi Masuk Program S1 - D3 - S2/S3 Universitas Diponegoro Tahun 2013 dapat kami jelaskan sebagai berikut :

Seleksi Masuk Program Strata 1 (S1) Undip


Jalur-jalur seleksi masuk program Strata 1 (S1) untuk tahun 2013 adalah sebagai berikut:

a. Seleksi Secara Nasional.

Seleksi nasional ini diselenggarakan dibawah tanggung Jawab langsung Pemerintah (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).
Sistem seleksi nasional adalah seleksi yang dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi negeri yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). SNMPTN 2013 merupakan satu-satunya pola seleksi nasional yang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana SNMPTN 2013 yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu. Biaya pelaksanaan SNMPTN 2013 ditanggung oleh Pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Untuk detail informasi SNMPTN 2013 bisa di akses disini atau di web site resmi SNMPTN 2013 (www.snmtpn.ac.id)

b. Seleksi Bentuk lain dibawah tanggung jawab pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia

Seleksi Bentuk Lain ini adalah SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) jalur ujian tertulis dan / atau keterampilan. Pendaftaran mulai dibuka sekitar bulan Mei 2013. Seleksi ini dibawah tanggung jawab pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia. Untuk mengikuti ini seleksi ini biaya pendaftaran ditanggung peserta seleksi.

c. Seleksi secara Mandiri.

Seleksi ini adalah yang khusus dilakukan oleh Universitas Diponegoro dibawah tanggung jawab Rektor Universitas Diponegoro. Biaya Pendaftaran untuk seleksi mandiri Undip ditanggung oleh peserta seleksi. Jalur seleksi mandiri untuk tahun 2013 hanya Jalur UM (Ujian Mandiri). jalur ujian mandiri adalah jalur seleksi mandiri melalui tes tertulis untuk mengikuti program pendidikan S1 di undip. Pendaftaran akan dilakukan secara online akan dimulai sekitar bulan Juli 2013. Informasi pendaftaran bisa diakses menjelang pendaftaran di : http://um.undip.ac.id . Untuk tahun 2013 jalur mandiri PSSB Kemitraan tidak dibuka lagi.

Seleksi Masuk Program Diploma III (D-III) Undip tahun 2013


Untuk seleksi masuk ke program Diploma III Undip tahun 2013 semuanya dilakukan secara lokal / mandiri dengan melalui jalur-jalur seleksi sebagai berikut:

1. Jalur PSSB (Program Seleksi Siswa Berpotensi) Akademik untuk program Diploma III. Seleksi ini telah dibuka mulai 2 Januari 2013 sampai dengan 28 Februari 2013 secara online. Keterangan lengkap bisa dibaca di menu PSSB D3 di web site ini.
2. Jalur UM D-III (Ujian Mandiri Diploma III) adalah jalur seleksi melalui tes tertulis untuk masuk ke program diploma III Undip. Pendaftaran akan dibuka sekitar bulan Juli 2013. Pendaftaran akan dilakukan secara online di web site : http://um.undip.ac.id

Seleksi Masuk Program Pasca Sarjana (S2/S3) Undip


Untuk seleksi masuk ke program Pasca Sarjana (S2/S3) Undip tahun 2013 dilakukan secara mandiri melalui Jalur Ujian Mandiri Pascasarjana 2013.

Demikian informasi Sbmptn Undip 2013 kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan kami berharap anda sukses! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Read more

Sponsored Links

 
Snmptn.or.id © 2011 Schools Directory & World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends