Saturday, February 9, 2013

Sbmptn 2013

0 comments

Kebijakan baru seleksi PTN tidak membuka jalur ujian tulis untuk Snmptn. Secara praktis SNMPTN hanya menerima jalur undangan, yang sebelumnya mensyaratkan adanya batasan akreditasi. Seleksi pola jalur undangan dilakukan dengan menjaring prestasi akademik dari nilai rapor dan prestasi lainnya. Sedangkan SBMPTN merupakan seleksi yang dilakukan lewat ujian tulis dan dilakukan secara nasional secara bersama-sama. hal tersebut bisa dikatakan persis dengan SNMPTN Jalur Ujian Tulis. Hanya, untuk tahun 2013, namanya berubah menjadi SBMPTN singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Seleksi SBMPTN menggunakan tes tertulis dan tes ketrampilan sebagai sistem penilaian. Teknis SBMPTN baru akan dirumuskan oleh tim panitia Ad Hoc SNMPTN pusat pada Januari 2013 dan baru akan disosialisasikan pada bulan Februari 2013. Dan sistem tes mandiri akan diberikan pada masing-masing PTN. Pada tahun ini, PTN wajib menerima minimal 60% peserta didiknya melalui SNMPTN. Sedangkan sisanya, terserah dari masing-masing PTN, dapat melalui SBMPTN maupun ujian Mandiri.

Secara umum untuk tahun 2013 terdapat tiga metode yang digunakan sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN. Jalur-jalur tersebut yaitu SNMPTN, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan seleksi mandiri.

Ketua Panitia Snmptn 2013 Prof. Akhmaloka mengatakan bahwa peserta yang tidak lulus SNMPTN dapat mengikuti Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN). Ujiannya dilakukan setelah ada kelulusan SNMPTN. Namun, dia mengingatkan, bagi peserta yang lulus SNMPTN tidak boleh mengikuti SBMPTN, kecuali melepaskan kelulusannya. Menurut Rektor ITB tersebut kalau ikut tes, pilihan SNMPTN-nya didrop atau tidak diterima statusnya.

Pada tahun ini, PTN wajib menerima minimal 60% peserta didiknya melalui SNMPTN. Sedangkan sisanya disesuaikan dengan kebijakan dari masing-masing PTN, dapat melalui SBMPTN maupun ujian mandiri.

Sementara itu Sekretaris Panitia Pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Rochmat Wahab mengatakan seluruh siswa yang sekolahnya diblacklist mengikuti SNMPTN bisa mengikuti SBMPTN dan Seleksi Mandiri. Menurut Wahab, para siswa tersebut bisa mengikuti sesudah pengumuman SNMPTN pada 28 Mei nanti.

Kesempatan alumni untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) masih terbuka. Alumni dapat mengikuti jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Karena digelar usai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, SBMPTN juga dapat diikuti oleh para siswa SMA yang akan mengikuti ujian nasional (UN) tahun 2013. Artinya, peserta SNMPTN pun memiliki kesempatan mengikuti ujian tulis dalam SBMPTN.

SBMPTN sendiri merupakan program bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Seleksi ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan alumni SMA dan sekolah sederajat untuk dapat menempuh studi di PTN. Pasalnya, tahun ini SNMPTN digelar hanya melalui jalur undangan dengan mempertimbangkan nilai rapor dan ujian nasional, dan khusus diperuntukkan bagi siswa SMA kelas XII.

Tidak semua PTN ikut serta dalam SBMPTN. Tahun ini, ada 62 PTN terlibat SBMPTN, termasuk IAIN Walisongo Semarang. Peserta SBMPTN adalah lulusan SMA dan sekolah sederajat tahun 2011 dan 2012, serta mereka yang akan mengikuti UN tahun 2013. Selain itu, lulusan Paket C juga dapat mengikuti seleksi melalui jalur SBMPTN.

Sebagai info bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melanjutkan program beasiswa Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa dan mahasiswa dari golongan menengah ke bawah dengan menambah jumlah penerima beasiswa. Anggaran sebesar Rp 7,84 triliun disiapkan untuk program beasiswa secara keseluruhan yang akan dikeluarkan Kemendikbud, termasuk alokasi Rp 1,64 triliun untuk program Bidik Misi.

Jumlah ini meningkat dari angka Rp 1,1 triliun untuk 92.000 anak. Rencana pemerintah untuk memperbesar jumlah penerima menjadi 152.000 penerima membuat anggaran dinaikkan sebesar Rp 240 miliar untuk tambahan 40.000 anak dan dana resettlement sebesar Rp 300 miliar untuk 20.000 anak.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa program Bidik Misi ini terus dilanjutkan karena memiliki hasil yang memuaskan. Melalui program ini, terlihat bahwa anak-anak yang berasal dari golongan menengah ke bawah mampu berprestasi cemerlang.

"Hasil dari Bidik Misi ini membantah bahwa anak miskin tidak bisa berprestasi. Karena itu, kami akan terus lanjutkan," kata Nuh saat jumpa pers Akhir Tahun 2012 di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Jumat (28/12/2012).

"Alasan kami melanjutkan ini karena hasilnya memang memuaskan. Sebagian besar mahasiswa Bidik Misi punya IPK di atas 2,75. Nah kalau IPKnya hanya 2,00 atau di bawah 2,00 baru kami pertimbangkan dilanjutkan atau tidak," imbuh Nuh.

Mantan rektor ITS ini mengungkapkan bahwa jumlah penerima beasiswa Bidik Misi ini ditargetkan terus meningkat seiring dengan alokasi anggaran yang bertambah. Sasaran bantuan mahasiswa Bidik Misi diharapkan dapat tercapai hingga 150.000 mahasiswa secara keseluruhan.

"Jumlahnya memang akan terus bertambah dari tahun ini ada sekitar 92.000 lebih menjadi 150.000," jelas Nuh.

Menurutnya, target ini bisa tercapai pada 2013 mendatang mengingat pola pendaftaran mahasiswa baru tahun ini sudah tidak lagi disyaratkan untuk membeli formulir pendaftaran alias gratis. Langkah baru ini dinilai dapat menghilangkan hambatan ketiadaan biaya pendaftaran.

"Jadi pola SNMPTN yang baru akan diintegrasikan dengan juga dengan Bidik Misi. Harapannya ini dapat memotong mata rantai kemiskinan," tandasnya.

Diolah dari berbagai sumber kredibel

Related Articles:

Leave a Reply

Sponsored Links

 
Snmptn.or.id © 2011 - 2014 Schools Directory & World Sharings. Supported by Pengumuman Snmptn

Thanks for All friends